Penegasan PT LIB Perihal Protokol Kesehatan di Liga 1 dan Liga 2

Baru () kembali menegaskan bahwa kompetisi dan digelar dengan standar protokol kesehatan yang ketat.

Mengingat, pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 berlangsung di tengah pandemi COVID-19.

Dikatakan Direktur Operasional , Sudjarno, semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 wajib mengikuti aturan yang berlaku.

“Gambaran secara umum, penerapan (protokol kesehatan) prokes itu seperti perhelatan Piala 2021,” ujar Sudjarno.

“Pemain, perangkat pertandingan, ofisial, sampai dengan Local Organizing Committee (LOC) harus menjalankan dan mematuhi prokes secara ketat mulai H-1, hari pertandingan, sampai H+1.”

“Semua wajib menjalani tes swab antigen dan memakai masker,” ujar Sudjarno.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua Satgas COVID-19 di Liga 1 dan Liga 2 menyebut bahwa sudah terbentuk tim yang akan memantau penerapan prokes di setiap venue pertandingan.

“Tim satgas COVID-19 di tiap venue tersebut bertugas mengawasi secara langsung penerapan prokes di lapangan,” ucap Sudjarno.

“Mereka juga akan berkoordinasi dengan tim Satgas Covid-19 yang berada di pusat,” sambung Sudjarno.

Sudjarno juga berharap semua pihak dapat diajak kerjasama dalam perhelatan Liga 1 dan Liga 2.

Sehingga pelaksanaan kompetisi bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Gelaran Liga 1 dan Liga 2 musim ini juga sudah dipastikan bergulir tanpa penonton.

“Dukungan dan komitmen publik akan sangat menentukan,” tutur Sudjarno seperti dilansir dari laman Liga Indonesia, Minggu (25/7/2021).

“Jika semua patuh dan taat pada penerapan prokes secara ketat dan disiplin, kompetisi bisa bergulir seperti yang kita harapkan bersama,” kata Sudjarno.

dan PT LIB saat ini tengah berupaya agar bisa menggelar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 pada Agustus mendatang.

Sejatinya, perhelatan Liga 1 dan Liga 2 diagendakan bergulir pada Juli 2021, akan tetapi urung terlaksana karena kondisi pandemi COVID-19 sedang mengkhawatirkan.

Berita Terkait