Kompetisi Asia Adalah Target Robert Alberts untuk Persib Bandung

Pelatih Bandung, Robert bertekad membawa Pangeran Biru bisa kembali tampil di kompetisi Asia.

Bukan hanya sekali, ingin Persib Bandung rutin tampil di kompetisi antarklub Asia.

Menurut pelatih asal Belanda itu, dengan status sebagai klub besar yang dikelola dengan sangat profesional, seharusnya Maung Bandung bisa lebih sering mentas di kompetisi Asia.

Persib ditekankan sang pelatih harus sering tampil baik di atau .

Sejauh ini, sepanjang klub, baru dua kali Persib tampil dalam kompetisi antarklub Asia.

Pertama pada 1995 saat Maung Bandung tampil di Asian Club Championship yang merupakan nama lama Liga Champions Asia.

Kedua pada 2015. Kala itu, Persib sebelum terjun di Piala mewakili Indonesia tampil di fase kedua Kualifikasi Liga Champions Asia tetapi disingkirkan dari Vietnam.

“Kami berkomitmen untuk bermain di level Asia bersama Persib. Persib pantas mendapatkan itu. Itu kenapa kami tetap bertahan,” kata Robert Alberts ke wartawan, Senin (26/7/2021).

Dalam hal administratif, pada setiap musimnya, Maung Bandung selalu lolos verifikasi AFC untuk tampil di Liga Champions Asia atau Piala AFC.

Sebab sejak 2015, Persib menjadi salah satu kesebelasan Indonesia selalu mendapatkan lisensi klub profesional AFC.

Lisensi tersebut, menjadi salah satu syarat penting bagi klub di Asia untuk mentas di Liga Champions Asia atau Piala AFC.

Akan tetapi, lolos syarat administrasi saja nyatanya tidak cukup bagi Persib untuk bisa rutin tampil di kompetisi Asia.

Satu syarat lain yang tak kalah penting dan itu kerap menjadi batu sandungan Persib adalah prestasi.

Prestasi Persib di kompetisi cenderung naik-turun. Terhitung sejak 2017 hingga 2019, pencapaian terbaik Persib tak stabil.

Maung Bandung menempati posisi keempat dalam klasemen akhir kompetisi, itu pencapaian di Liga 1 2018.

Adapun musim sebelumnya, Maung Bandung mengakhiri kompetisi lebih buruk di posisi ke-13 Liga 1 2017.

Pada 2019, Persib hanya mampu menempati posisi kelima dalam klasemen akhir Liga 1.

Seperti diketahui, untuk bisa tampil di kompetisi Asia, klub harus berstatus sebagai juara kompetisi atau turnamen domestik.

Atau paling tidak, Persib bisa menempati posisi tiga besar dalam tabel klasemen akhir kompetisi lokal.

Robert Alberts menyadari, faktor prestasi menjadi penghambat Persib untuk rutin tampil di Kompetisi Asia.

Maka dari itu, sejak kali pertama menangani Persib, Robert Alberts sudah menyusun rencana untuk membentuk fondasi skuad juara Maung Bandung.

“Untuk menjadi juara, kami harus membangun fondasi yang kuat, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dengan melakukan banyak perombakan setiap tahunnya,” tutur Robert Alberts.

Mantan pelatih Makassar itu melihat, Persib terus menunjukkan progres signifikan.

Hal itu mulai tampak sejak musim 2020. Maung Bandung mampu melewati tiga pertandingan dengan sapu bersih kemenangan di .

Sayang, kompetisi dihentikan karena wabah virus corona. Meski begitu, Robert Alberts menyebut, saat ini Persib masih berada di jalur tepat menjadi klub terbaik di Indonesia.

“Sejauh ini, kami bekerja di jalur yang tepat. Itu bisa dilihat tahun lalu, kami memulai dengan baik melalui pramusim yang bagus,” katanya.

“Dengan semua pemain mengikutinya dan mengawali liga dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan.”

“Itu artinya, kami sudah bekerja di arah yang tepat dan ini sesuatu yang harus dilanjutkan,” ucap Robert Alberts menegaskan.

Berita Terkait