Di Rumah Saja, Pelatih Persela Lamongan Fokus Pada Latihan Fisi

Pelatih , memilih memberikan latihan fisik kepada anak asuhnya saat latihan mandiri.

Aturan PPKM Darurat yang ditetapkan pemerintah pada 3-20 Juli 2021 membuat tim-tim liga tidak bisa melaksanakan latihan bersama.

Untuk tetap menjaga kebugaran pemain, memilih memberikan latihan mandiri pada pemainnya.

Dengan latihan yang dilakukan dari rumah, Pelatih Persela Lamongan menyadari kondisi ini tidak ideal.

“Dari awal kita membuat satu program ya karena mustahil, sangat mustahil kalau disitu sifatnya develop atau membangun tapi, semua program-program kita sifatnya maintenance,” kata Iwan Setiawan dilansir BolaSport.com dari kanal Youtube Persela Lamongan.

Sambil menunggu kabar kelangsungan liga dan PPKM Darurat selesai, Persela Lamongan akan fokus menggenjot fisik pemain.

“Jadi, umumnya adalah Conditioning Maintenance sama dengan perpanjangan liburnya kita seperti ini artinya kita akan tetap melanjutkan program maintenance kita dalam hal Conditioning,” jelasnya.

Iwan menjelaskan, jika latihan mandiri akan digunakan untuk latihan fisik.

Karena selain latihan tersebut hanya bisa dilakukan saat latihan bersama.

“Karena, memang dengan program mandiri ini jujur saja kita hanya bisa memberikan porsi untuk maintenance of physical kepada pemain tapi kita tidak bisa memberikan yang sifatnya taktikal baik individual taktikal, grup taktikal maupun tim taktikal,” kata Iwan Setiawan.

Iwan Setiawan berharap, dengan materi yang diberikan saat latihan mandiri, pemain bisa menjaga stamina selama latihan.

Sehingga, saat latihan mandiri kembali dilaksanakan, tinggal melanjutkan materi lain.

“Insyaalah kalau pemain disiplin menjalankan semua program-program ini saya yakin besok pada saat kita berkumpul bersama kami tim pelatih tidak terlalu repot, karena tim harus kembali dari Nol lagi,” tegasnya.

Mantan pelatih ini yakin jika materi dilaksanakan dengan benar, kondisi pemain akan tetap terjaga.

“Jadi, mudah-mudahan dengan program mandiri yang kami berikan mereka bisa menjalankan dengan baik sehingga pada saat mereka berkumpul,” jelasnya.

“Kita tetap start dari level yang paling sedikit lebih tinggi dibanding pada saat kita yang start dari awal,” ujarnya.

Berita Terkait