Bek Persija Jakarta Kenang Momen Bermain di Olimpiade 2008 Beijing

Pemain Persija Jakarta, Marco Motta, mengenang momen ketika membela timnas Italia di Olimpiade 2008 Beijing.

Marco Motta menjadi salah satu nama dari 18 pemain yang dibawa pelatih timnas Italia, Pierluigi Casiraghi, ke China.

Kala itu, Marco Motta masih berusia 22 tahun dan membela klub Italia, Torino.

Ia bermain untuk Torino setelah dipinjamkan dari Udinese.

Bermain untuk Torino, Pierluigi Casiraghi terpincut dengan permainan dari Marco Motta.

Mantan pemain Juventus itu pun akhirnya dipercaya untuk mengisi pos bek sayap kanan timnas Italia.

Perjuangan Marco Motta bersama timnas Italia di Negeri Tirai Bambu tidak berjalan mulus.

Langkah timnas Italia terhenti pada babak delapan besar setelah ditumbangkan timnas Belgia dengan skor 2-3.

Sebelumnya timnas Italia keluar sebagai juara Grup D dengan mengemas tujuh poin.

Azzurri berhasil menang melawan Honduras dan Korea Selatan serta bermain imbang kontra Kamerun.

Bermain untuk timnas Italia di Olimpiade sangat tidak bisa dilupakan oleh Marco Motta.

Ia pun membagikan kisahnya di instagramnya yang dilihat BolaSport.com.

“Pasti pengalaman terbaik dalam hidup saya sebagai atlet karena mewakili bangsa sendiri di Olimpiade adalah sesuatu yang unik,” ucap Marco Motta.

Marco Motta pun memberikan dukungan doa kepada tim Italia di Olimpiade 2020 Jepang.

Meskipun dalam Olimpiade 2020 Jepang, timnas Italia tidak ikut berpartisipasi di cabang sepak bola.

“Semoga beruntung untuk semua atlet yang mewakili Italia untuk Olimpiade 2020 Tokyo,” tutup Marco Motta.