Persebaya Beberkan Perkembangan Cedera Bek Timnas dan Gelandang Jepang

Persebaya Surabaya merilis hasil pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) pada dua pemainnya yang tengah dibekap cedera. Dia adalah Koko Ari dan Bruno Moreira.

Koko Ari mendapat cedera saat membela Timnas Indonesia di pemusatan latihan di Dubai pada bulan Juni lalu. Sementara Bruno, pemain asal Brasil mendapat cedera paha dalam sesi latihan.

Keduanya disebutkan oleh dokter tim Persebaya, Pratama Wicaksana memiliki kondisi berbeda setelah MRI.

“Secara klinis kondisinya baik. Karena sudah dapat melakukan latihan berbagai macam,” ungkap dokter tim, Pratama Wicaksana.

Untuk Koko Ari, pihak klub akan berdiskusi dengan pelatih dan PSSI untuk menentukan langkah selanjutnya. Apakah dia harus menjalani operasi atau tidak.

“Saya sudah laporan dengan coach dan juga ke PSSI. Harapannya kita bisa kasih yang terbaik untuk Koko. Karena dia kan aset Persebaya dan Timnas,” sambungnya.

Koko sendiri sebenarnya sudah melakukan terapi bersama fisioterapis Persebaya sejak tiba di Surabaya. Jebolan klub internal Persebaya itu sudah mengikuti beberapa rangkaian tim. Hanya saja saat sudah memasuki materi yang lebih intens, Koko harus menepi untuk menjalani latihan terpisah.

“Tahapan latihan sudah bisa. Lari sudah bagus, penguatan juga bagus. Progresnya bagus,” jelas dokter Tommy.

Sementara untuk Bruno, Persebaya optimis sang pemain akan fit jika Liga 1 digelar. Namun mereka tak mau terburu-buru memaksa sang pemain untuk berlatih.

“Sementara ini kita wait and see progres fisioterapinya seperti apa. Kita usahakan segera bisa bergabung dengan latihan. Pokoknya kita mau berikan yang terbaik, dia (Bruno) harus pulih benar baru bisa gabung latihan,” kata lulusan Universitas Brawijaya itu.

“Kompetisi juga masih belum jelas. Tim pelatih juga berpesan jangan dipaksa. Kalau Koko sambil jalan kita diskusi dulu dengan PSSI,” tandasnya.