Norizam Tukiman Ingin Barter Pemain Kelantan FC & PSPS Riau

Pengusaha perhotelan , Norizam Tukiman, bakal memanfaatkan statusnya sebagai pemain klub di dua negara berbeda untuk melakukan pertukaran pemain di masa mendatang.

Norizam pada awal Mei lalu telah mengakuisisi klub Liga 2, Riau, dan bahkan sudah melunasi tunggakan gaji pemainnya. Hal yang sama juga dilakukan Norizam ketika mengambil alih kepemilikan Kelantan pada tahun lalu.

Setelah membeli Kelantan yang berlaga di Liga Primer Malaysia (MPL), Norizam mendatangkan pemain asal Sumatera Selatan pada musim ini, Natanael Siringo Ringo. Kebijakan serupa juga kemungkinan diterapkan di PSPS bila ada perubahan regulasi pemain asing.

“Saat ini masyarakat Riau sudah mengenal Kelantan FC,” kata Norizam dalam wawancaranya dengan program televisi Astro, Nadi Arena.

“Saya memang punya rencana transfer pemain. Kelantan sudah punya pemain nasional , Natanael Siringo Ringo. Ada pemain [tim] nasional Indonesia juga yang bermain untuk PSPS. Saya ingin melihat peluang dalam transfer pemain ini untuk memperkuat kedua tim.”

“Ketika kami memiliki sumber daya yang besar, beberapa pemain dan dari akar rumput yang besar, saya pikir itu dapat digabungkan untuk kebaikan kedua klub.”

Norizam menambahkan, saat ini fokusnya membenahi manajemen PSPS, sehingga dapat memberikan dampak positif ke dalam tim. Menurutnya, pengelolaan klub yang bagus bisa melecut performa tim.

“Saya melihat liga Indonesia berpotensi, karena mempunyai peminat dan yang banyak. Mereka meminati liga lokal sepuluh kali lebih gila dibandingkan EPL (Liga Primer Inggris),” ucap pria yang dikenal sebagai pakar investasi di Malaysia tersebut.

“Saya melihat MFL (operator kompetisi sepakbola Malaysia) dan (federasi sepakbola Malaysia) banyak melakukan perbaikan. Indonesia juga melakukan hal yang sama. Saya rasa selepas PKP (Perintah Kawalan Pergerakan) ini, sepakbola Malaysia menuju ke 2025 dalam keadaan yang baik.”

Norizam dianggap sebagai ‘pahlawan’ ketika menyelamatkan Kelantan dari kebangkrutan setelah menginvestasikan dana sebesar 6,8 juta ringgit, atau sekitar Rp23 miliar, untuk sepenuhnya memiliki saham Team Red Warriors (TRW) Sdn Bhd pada September tahun lalu.

Berita Terkait