Lebih Parah dari Indonesia, Liga Vietnam Terancam Ditunda hingga 2022

Kompetisi sepak bola kasta teratas Liga Vietnam (V-League) kini terancam ditunda hingga tahun 2022 mendatang.

Pandemi Covid-19 tampaknya membuat sepak bola di kawasan Asia Tenggara perlahan mulai lumpuh.

Seperti diketahui, saat ini Liga 1 menjadi salah satu korban terdampak pandemi Covid-19.

Nasib Liga 1 2021 kini menjadi tidak jelas setelah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Kondisi tak jauh berbeda rupanya juga terjadi di Vietnam.

Federasi sepak bola Vietnam (VFF) kini mulai mempertimbangkan untuk membatalkan lanjutan V-League musim ini.

Vietnam Professional Football (VPF) JSC telah mengajukan propasal untuk menunda V-League hingga Februari 2022.

Ketua VPF, Tran Anh Tu, tingginya angka penyebaran Covid-19 dan jadwal timnas Vietnam menjadi pertimbangan untuk menunda kompetisi.

“Berdasarkan kondisi pandemi Covic-19, VPF mengusulkan untuk menggeser V-League ke Februari 2022,” kata Tran Anh Tu dilansir dari VnExpress.

Rencana ini sendiri menuai pro dan kontra di Vietnam.

Sejumlah klub mengkritik wacana penundaan kompetisi tersebut.

Penundaan kompetisi hingga tahun depan dinilai bisa membuat klub bangkrut.

“Mulai sekarang hingga liga berlanjut, kami masih harus membayar para pemain dan memberi mereka bonus,” ujar salah satu petinggi klub.

“Klub bisa bangkrut. VPF perlu membuat komitmen finansial kepada klub.”

“Jika mereka merasa liga tidak dapat dilanjutkan, mereka harus membatalkan musim ini dan memulai musim baru tahun depan,” imbuhnya.

Meski begitu, sejauh ini belum ada keputusan resmi dari VFF terkait wacana penundaan ini.

V-League sendiri sudah ditangguhkan sejak 7 Mei 2021 lalu.

Sejatinya, VFF berencana menggulirkan kembali V-League pada 31 Juli.

Namun, angka penyebaran Covid-19 yang kembali melonjak membuat VFF mulai mempertimbangkan ulang rencana mer