Keseharian Bagus Kahfi di Belanda: Bersepeda ke Tempat Latihan, Ngobrol dan Makan Bersama Tetangga

Pesepak bola muda asal , tengah meniti karier di Eropa. Saat ini, dia sedang menjalani latihan pramusim dengan klubnya, yang berkiprah di () Belanda.

Bagus menetap di Belanda sejak Januari 2021. Sebelumnya, dia lebih banyak menghabiskan waktu untuk menjalani proses pemulihan cedera kakinya.

Dalam channel youtube KR TV, Bagus menjelaskan kondisinya yang sudah mencapai 80 persen. Perkembangan positif yang membuatnya mendapat kesempatan bergabung dalam tim.

“Saya merasa sudah lebih enak. Saya berharap dengan kerja keras di latihan, saya bisa mendapatkan menit bermain untuk membuktikan kemampuan di musim depan,” ujar Bagus.

Rencananya, kompetisi di Belanda musim 2021/2022 bakal dimulai pada 5 Agustus mendatang. Menurut Bagus, fasilitas latihan lengkap yang disediakan oleh klubnya sangat membantu proses pemulihan cederanya sekaligus mengembalikan kondisinya. Apalagi, rumah tempat tinggalnya tak jauh dari lokasi latihan. Jadi, untuk melakukan latihan tambahan tak masalah.

“Saya ke lokasi latihan menggunakan sepeda karena memang jaraknya dekat,” terang Bagus.

Bagi Bagus, sudah bisa bergabung dengan latihan Jong Utrecht adalah kesempatan yang tak boleh disia-siakan. Diakuinya, rata-rata skill rekan-rekannya terbilang baik dan merata.

Fakta ini justru membuatnya tak minder, Bagus Kahfi malah kian terpacu untuk membuktikan kemampuannya. Ia pun memotivasi diri dengan tekad bisa bermain di markas Utrecht, Stadion Galgenwaard yang berada tak jauh dari sisi belakang tempat tinggalnya.

Di Belanda, Bagus Kahfi hidup sendiri di rumah yang fasilitasnya terbilang lengkap. Selain dua ruang kamar untuk tidur, rumah yang ditempati Bagus juga ruang tamu, dapur serta toilet yang bersih serta home laundry.

“Semua kegiatan di rumah saya kerjakan sendiri. Tentu ada rasa kangen dengan keluarga di Indonesia. Terutama dengan Bagas (saudara kembarnya),” ungkap Bagus.

Meski hidup sendiri, Bagus mengaku tak merasa kesepian. Karena selain aktivitas latihan terbilang padat, Bagus beruntung memilki tetangga yang baik.

“Tetangga saya sering mengajak ngobrol. Mereka juga kerap mengajak saya makan bersama. Perlakuan sosial yang baik ini membuat saya merasa nyaman di Belanda.”

Sebagai pemain muda, Bagus mengaku ingin memanfaatkan kesempatan bergabung di tim asal Belanda dengan baik. Ia pun tak memusingkan persaingan ketat antarpemain di tim. Padahal, dengan kemampuannya, Bagus sejatinya bisa dengan mudah mendapatkan tim dengan pendapatan lumayan di Indonesia.

“Saat ini, saya masih mengutamakan mencari pengalaman dibandingkan dengan uang. Tentu ada sisi baik buat saya menimba pengalaman di Eropa selagi masih ada kesempatan,” tuturnya.

Berita Terkait

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.