Puji Komposisi Skuatnya, Pelatih Persib Ungkit 3 Laga Awal Liga 1 2020

Pelatih Bandung, Robert Rene Alberts, optimistis dengan komposisi pemain yang dimiliki timnya untuk mengarungi kompetisi .

Menurut pelatih asal Belanda ini, sejak menangani skuat Maung Bandung ia memiliki keyakinan tim kebanggaan bisa tampil maksimal dan meraih prestasi.

“Saya sudah mengatakan beberapa kali, kami selalu optimis dengan tim kami, kami selalu optimis dengan kekuatan yang kami miliki, kami selalu optimis dengan kemungkinan kami untuk menjadi juara,” kata Robert Rene Alberts.

Robert menambahkan, pada musim 2020 tim kebanggaan Bobotoh berhasil meraih tiga kemenangan beruntun, hal itu membuat skuat Maung Bandung mengisi posisi puncak klasemen 2020.

Hanya saja, kompetisi Liga 1 2020 hanya bergulir tiga pekan dan terpaksa dihentikan sejak pada pertengahan Maret 2020, karena pandemi virus corona atau Covid-19.

Berkaca dari pertandingan yang dilakoni pada musim 2020, mantan pelatih PSM Makassar ini merasa optimis skuat Maung Bandung bisa kembali meraih hasil maksimal pada kompetisi Liga 1 2021.

“Itu yang sudah kami bangun di tim sejauh ini dan saya pikir pada tahun 2020 liga digelar dengan singkat, yang mana kami memulai dengan baik dan berada di jalur yang tepat,” ucapnya.

“Kami adalah tim yang dalam tiga pertandingan mendapatkan hasil terbaik, spirit di dalam tim sangat bagus. Karena di masa pramusim, kami bersama-sama dan saat kick-off bisa memenangi tiga laga,” ujar Robert Rene Alberts.

Meski optimistis dengan komposisi pemain timnya, pelatih berusia 66 tahun ini belum bisa mempersiapkan kembali anak asuhnya untuk menghadapi kompetisi, lantaran hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kick-off Liga 1 2021.

Sebelumnya, kick-off Liga 1 2021 akan digelar pada 9 Juli lalu, namun PT Liga Baru () dan PSSI memutuskan untuk menunda kompetisi, lantaran meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia.

“Kini tentunya banyak hal yang kita tidak tahu, di dunia mayoritas pramusim dimulai dengan berlatih dan tim tahu kapan waktu kick off liganya, itu yang tidak kami tahu. Itu kini sedang terjadi sejak tahun lalu di Maret liga dihentikan,” jelasnya.

Berita Terkait