Profil Kiper Persib, Sempat Mengejutkan Dunia Sepak Bola Indonesia, Langganan Timnas Sejak Remaja

Beberapa bulan lalu kiper ini mengejutkan dunia sepak bola Tanah Air.

Namanya tiba-tiba masuk dalam skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Ia menyisihkan pemain-pemain senior seperti Awan Setho atau Andritany Ardhiyasa.

Pelatih Timnas Shin Tae-yong ternyata lebih memilih kiper yang di pun sebenarnya masih minim jam terbang.

Namun meski minim jam terbang di klub, kiper ini sudah membela Timnas Indonesia sejak level umur hingga akhirnya ke senior.

Ya, dialah Aqil Savik, talenta muda yang bisa dibilang Persib beruntung memilikinya.

Ini berarti posisi penjaga gawang Persib Bandung setidaknya akan aman untuk beberapa tahun ke depan.

Kini tim asuhan Robert Alberts itu memiliki 5 penjaga gawang yang memiliki kualitas mumpuni.

Kelima penjaga gawang yang dimiliki oleh Maung Bandung adalah , Teja Paku Alam, Muhammad Natshir, Dhika Bayangkara, dan si kiper muda Aqil Savik.

Namun untuk musim ini, Dhika dipinjamkan ke Tangerang.

Dari empat nama penjaga gawang yang dimiliki Persib, nama Aqil Savik memiliki usia paling muda.

Penjaga gawang asal Bandung itu kini masih berusia 22 tahun.

Aqil merupakan penjaga gawang yang dibesarkan oleh Persib. Sebelum bergabung dengan tim senior, dia bermain untuk Persib U-17 dan berhasil meraih juara ketiga Piala pada tahun 2016.

Berkat penampilan apiknya itu, Aqil mendapat kesempatan untuk tampil di Piala AFF U-18 2017 bersama Timnas U-19. Setelah melalui seleksi, dia akhirnya dibawa oleh tim asuhan Indra Sjafri itu ke Myanmar.

Di kejuaraan Piala AFF U-18, Aqil didaulat menjadi kiper utama. Aqil bermain sebanyak lima kali saat berhadapan dengan Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Thailand, dan Myanmar. Peringkat ketiga berhasil didapatkan Aqil karena kalah di partai semifinal saat menghadapi Thailand.

Gemilangnya penampilan penjaga gawang yang memiliki tinggi 185 cm itu digadang-gadang akan menjadi masa depan tim utama Persib.

Bahkan Aqil mendapat kesempatan untuk berlatih bersama tim senior pada Liga 1 2018.

Persib yang kala itu dilatih oleh Mario Gomez membawa Aqil ke Yogyakarta untuk mengikuti pemusatan latihan bersama tim senior. Dia mengaku sangat senang karena mendapat kesempatan berharga tersebut.

“Sempat tidak percaya saat Pak Awai () menghubungi dan disuruh menunggu kabar untuk bergabung ke Yogyakarta. Saya, siap dan berjanji tak akan kecewakan kepercayaan ini,” ujar Aqil pada saat itu.

Di tahun yang sama, Aqil akhirnya naik kelas ke tim senior berdampingan dengan penjaga gawang Persib lainnya seperti Made, Natshir, dan Imam Arief. Aqil resmi berseragam Persib junior dan diposisikan sebagai pelapis.

Hanya saja di musim debutnya itu, Aqil tak diturunkan sama sekali oleh Gomez. Sebab, dia lebih banyak dipanggil oleh Timnas U-19 yang kala itu sedang persiapan menuju Piala AFF U-19 2018.

Pada Liga 1 2019, Aqil tetap dipertahankan sebagai penjaga gawang Persib. Hanya saja, kini posisinya naik menjadi penjaga gawang ketiga setelah Imam Arief tak diperpanjang kontraknya.

Aqil akhirnya mendapat pertandingan pertamanya bersama tim senior Persib saat menghadapi Bali United di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat 26 Juli 2019. Aqil masuk pada awal babak kedua karena Made saat itu mengalami cedera.

Adapun penjaga gawang kedua Persib, Natshir sedang mengalami cedera yang cukup parah pada laga sebelumnya menghadapi Persija Jakarta. Sehingga Persib tak ada pilihan lain selain memainkan Aqil untuk menggantikan Made.

Dengan bermainnya Aqil, rekor sebagai penjaga gawang termuda yang pernah bermain untuk Persib di era Liga Super Indonesia akhirnya terpecahkan. Aqil saat itu bermain di usia 20 tahun, 190 hari.

Dia mematahkan rekor Shahar Ginanjar yang menjalani debutnya saat menghadapi , 27 Februari 2013. Kala itu, Shahar berusia 22 tahun, 115 hari.

Namun berbagai catatan manis itu tak menolong Persib yang harus takluk dari Bali United dengan skor 0-2. Meski demikian, penampilan Aqil tak terlalu buruk karena mampu mengantisipasi beberapa peluang miliki Serdadu Tridatu.

Usai dikalahkan Bali United, Persib akan melawat ke markas di , Malang, 30 Juli 2019. Saat itu, Persib sedang mengalami krisis kiper karena Natshir dan Made mengalami cedera. Sehingga satu-satunya kiper yang tersedia adalah Aqil.

Beban berat pun dipikul Aqil saat harus bermain melawan Arema FC di hadapan puluhan ribuan suporternya. Akhirnya, Aqil yang masih berstatus sebagai pemain muda gagal memikul beban itu karena Persib kalah 1-5.

Sejak saat itu, Aqil tak pernah lagi diturunkan oleh pelatih Robert Alberts hingga akhir musim. Aqil pun kembali menjadi kiper ketiga setelah Persib memutuskan merekrut Dhika Bayangkara di putaran kedua Liga 1 2019.

Memasuki Liga 1 2020, Persib merekrut pelatih penjaga gawang asal Brasil, Luizinho Passos. Sebelum bergabung bersama Persib, Passos merupakan pelatih penjaga gawang yang dikenal mampu mengeluarkan kemampuan terbaik si pemain seperti M Ridho dan Nadeo Agrawinata.

Hanya saja, Robert memutuskan untuk mendatangkan Teja Paku Alam dari Sriwijaya FC. Hal ini membuat Aqil dipinjamkan ke klub satelit milik Persib yang bermain di Liga 3, Bandung United.

Walaupun statusnya dipinjamkan, Aqil tetap mendapat pelatihan intensif dari Passos di tim utama. Robert ingin jam terbang Aqil bertambah bersama Bandung United sebelum benar-benar siap bermain di tim utama Persib.

Walaupun Aqil tidak banyak bermain untuk Persib, Timnas selalu kepincut kepada penampilannya. Bahkan, dia dipanggil oleh asuhan Shin Tae-yong yang berlaga di babak kualifikasi Piala Dunia 2022.

Sebagai pemain, tentu saja Aqil merasa bangga karena mendapat panggilan Timnas. Dia pun mengaku siap bekerja keras agar mendapatkan kesempatan bermain.

“Tentu syukur alhamdulillah tujuan saya ingin masuk Timnas, apalagi tujuan semua pemain pengen masuk Timnas, pemain muda, pemain manapun pasti Timnas,” ujar Aqil.

Setelah Liga 1 2020 dihentikan, Robert terus melakukan persiapan untuk menghadapi Liga 1 2021. Salah satu posisi yang menjadi sorotan adalah penjaga gawang.

Robert memutuskan untuk meminjamkan Dhika ke Persita. Sebab, Robert akan memasukkan nama Natshir setelah dinyatakan sembuh dari cedera parah.

Dengan demikian, posisi penjaga gawang akan diisi oleh Teja Paku Alam, I Made Wirawan, dan Muhammad Natshir. Aqil sendiri disiapkan sebagai penjaga gawang cadangan bila suatu saat dibutuhkan. Namun untuk sementara, dia akan bermain terlebih dulu dengan Bandung United.

Berita Terkait