Media China Tak Ingin Timnas Indonesia Gelar Kualifikasi Piala Asia U-23

Timnas Indonesia telah ditunjuk oleh AFC sebagai tuan rumah Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 yang akan tersaji pada 27 Oktober 2021 mendatang.

Hasil undian telah menentukan timnas Indonesia tergabung di Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 bersama China, Australia dan Brunei Darussalam.

Terpilihnya timnas Indonesia sebagai tuan rumah Grup G langsung mendapatkan tanggapan dari media China, Titan24. Dalam artikelnya, media tersebut tidak ingin agar skuat Garuda menjadi tuan rumah.

Bukan tanpa alasan, saat ini kasus positif virus corona di Indonesia terus meningkat. Hal itu membuat pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 terancam bisa ditunda.

“Ke Indonesia lagi, Oktober 2021. Situasi wabah penyakit varian baru yang kompleks, masih belum tahu apakah Indonesia bisa menggelar laga penyisihan grup sesuai jadwal yang ditetapkan,” tulis Titan24.

Pernyataan dari media China memang ada benarnya. Apalagi kompetisi sepak bola Indonesia yakni Liga 1 dan Liga 2 2021 saja belum juga dimulai karena adanya PPKM Darurat hingga akhir Juli 2021.

Selain itu, AFC sempat menawari Indonesia sebagai tuan rumah Piala AFC 2021 zona ASEAN. Namun tawaran itu ditolak oleh PSSI karena wabah virus corona masih belum terkendali.

Terpilihnya timnas Indonesia sebagai tuan rumah Kualifikasi Piala Asia U-23 di Grup G juga membuat bek China bernama Zhu Chenjie tidak senang.

Bukan karena pandemi virus corona, Zhu Chenjie mengaku kalau suhu di Indonesia sangatlah panas. Hal itu bisa membuat dirinya dan rekan-rekan bisa kualahan bila menghadapi pasukan Shin Tae-yong.

“Ketika saya pertama kali tiba di Indonesia tiga tahun lalu bersama Timnas U-19, saya tidak terlalu nyaman dengan cuaca. Selain iklim di sana lebih panas, kelembapannya juga sangat tinggi,” kata Zhu Chenjie dilansir dari Titan24.

“Sesi latihan akan menghabiskan banyak energi fisik. Jadi, kami harus segera beradaptasi dan menyesuaikan diri,” ucapnya menambahkan.