Sepak bola Terus Berkembang, ‘Penari’ Samba Persita Tak Bisa Lagi Gocek Sana-Sini

Gelandang , , mengaku kesulitan melakukan aksi individu di sepak bola modern. Dia tak leluasa melakukan gocekan karena pasti dikurung pemain lawan.

Sebagai pemain Brasil, Cardoso mengaku senang melakukan gocekan Samba. Tapi, sekarang dia harus mengutamakan kerja sama tim agar meraih hasil maksimal.

“Kesulitan terbesar adalah menipu lawan. Sekarang sangat sulit untuk melakukan gerakan itu (gocekan ala samba), karena hanya ada sedikit ruang untuk bermain. Tetapi, kami harus berimprovisasi untuk keluar dari kawalan lawan,” tutur Harrison Cardoso.

Meski demikian, Cardoso bangga dengan identitas permainan Negeri Samba. Aksi pemain Brasil kerap menghibur dan gelandang berusia 28 tahun itu ingin melakukan hal yang sama bagi Tangerang.

“Saya merasa bangga menjadi pemain Brasil, saya pikir gaya sepak bola kami sangat menghibur para penggemar,” ujar Harrison Cardoso.

“Saya senang dan berharap dapat membuat penggemar Persita bahagia bersama dengan rekan satu tim saya,” tuntas eks pemain itu.

Saat ini, Harrison Cardoso terus mempersiapkan diri dan beradaptasi dengan Persita untuk . Dia merupakan pemain asing terakhir yang didatangkan Persita Tangerang.

Sebelumnya, Persita sudah meresmikan (Inggris), (Brasil), dan Bae Shin-young (Korea Selatan). Kuartet tersebut siap bersinar di 2021.

Berita Terkait