Pelatih Ansan Greeners Akui Terbawa Nafsu Jadikan Asnawi Mangkualam Bahar Penyerang Sayap

Pelatih mengaku terbawa nafsu untuk menerapkan permainan ofensif ketika dibantai Busan IPark 4-0 di Stadion Busan Gudeok, Sabtu (17/7) malam WIB, dalam pertandingan pekan ke-21 2 Korea Selatan.

Sebelum pertandingan Gil-sik sempat mengungkapkan alasannya memainkan sebagai penyerang sayap. Hal itu berdasarkan performa Asnawi ketika menghadapi tim yang sama dalam debutnya di K League 2 pada 3 April lalu.

Saat itu, Gil-sik memainkan Asnawi sebagai penyerang sayap, dan menilai performa fullback muda asal ini sangat bagus. Itu yang mendasari dirinya kembali memainkan Asnawi sebagai penyerang sayap di laga hari ini.

Hanya saja, skema ini menimbulkan celah di sektor pertahanan. Akibatnya, Busan dapat mengekploitasi lini belakang Ansan, sehingga tuan rumah dapat menjaringkan empat gol.

“Kami kalah. Tidak ada yang bisa saya sampaikan. Lawan melakukan apa yang ingin mereka lakukan dalam mencetak gol, sedangkan kami tidak. Ini adalah [kebobolan] empat gol pertama musim ini,” tutur Gil-sik dalam sesi jumpa wartawan yang turut dihadiri jurnalis Goal Korea Park Byeong-gyu.

“Organisasi pertahanan terguncang. Saya seharusnya memainkan permainan sedikit lebih hati-hati. Saya pikir saya terlalu bernafsu sebagao pelatih. Seharusnya itu dilakukan secara sistematis. Saya ingin bermain agresif, tetapi kami kalah. Saya akan mempersiapkan diri dengan baik lagi.”

Kendati demikian, Gil-sik tidak kecewa dengan performa Asnawi yang sempat memberikan peluang kepada rekannya. Gil-sik tidak ingin menyalahkan anak asuhnya terhadap kekalahan tersebut.

“Saya menilai permainan tidak berjalan seperti yang saya inginkan. Tren bagus baru-baru ini, dan kami seharusnya bisa melanjutkannya sekali lagi pada saat seperti ini. Saya juga melakukan perubahan pada tim. Tapi para pemain sudah melakukan yang terbaik. Itu keinginan pelatih. Saya minta maaf,” beber Gil-sik.

“Asnawi melakukan overlap dengan baik, dan operan Duarte juga bagus. Kim Ryun juga memiliki posisi yang bagus, namun determinasi golnya mengecewakan. Kim Ryun-do adalah pencetak gol terbanyak, dan akan mencetak banyak gol di masa depan. Saya ingin ke depannya dia bermain dengan lebih percaya diri.”

Berita Terkait