Borneo FC Akui Ketiban Durian Runtuh dari Situasi Panas Persipura-Boaz Solossa

memanfaatkan situasi panas antara dan Solossa untuk mendapatkan sang striker.

Borneo FC resmi menjadi klub yang menjadi pelabuhan baru bagi legenda hidup sepak bola Papua, .

Boaz Solossa resmi diumumkan sebagai pemain baru oleh manajemen Borneo FC, Sabtu (18/7/2021).

Dalam usia 35 tahun, Boaz Solossa masih menawarkan banyak hal kepada Borneo FC untuk mengarungi 2021.

Boaz Solossa sendiri menyatakan ambisi meraih sebuah trofi bersama Borneo FC.

“Saya akan memberikan yang terbaik untuk Borneo FC dan berusaha membawa tim ini menjadi juara,” ujar Boaz dalam sesi perkenalan (17/7/2021).

“Saya percaya kalau kami semua menyatukan hati dan tekad, kami pasti bisa meraih hasil terbaik,” imbuhnya.

Kepindahan Boaz ke Borneo FC bisa terjadi gara-gara perceraian sang legenda dengan klub lamanya, Persipura Jayapura.

Persipura “menceraikan” Boaz setelah ia melakukan tindak indisipliner, yaitu menenggak alkohol sebelum laga uji coba.

COO Borneo FC, Astaman, mengakui tak mengira bisa mendapatkan jasa Boaz.

“Ini juga sejujurnya merupakan sebuah kejutan untuk manajemen,” tutur Ponaryo yang berada di samping Boaz.

“Karena memang di awal musim sama sekali tidak terpikirkan akan terjadi kesempatan,” terangnya.

Ponaryo menyiratkan situasi pelik antara Persipura dan Boaz berbuah keuntungan bagi Borneo FC.

“Dalam beberapa waktu belakangan ini, ada kesempatan dan kami coba memanfaatkan (merekrut Boaz),” ujar Ponaryo lagi.

“Alhamdulillah, disambut baik oleh Boaz Solossa,” tandasnya.

Boaz Solossa sebelumnya pernah bermain bagi Borneo FC di Piala Presiden 2015 dan 2018, saat Persipura tak berpartisipasi.

Musim ini, Boaz akan bersanding dengan striker lain seperti , , hingga Sultan Samma.

Berita Terkait