Pemerintah Jepang Minta Warganya Minggat dari Indonesia, Gelandang Persebaya Tak Tertarik Pulang

merasa aman di Surabaya walau pemerintah Jepang mengimbau warganya pergi dari .

Gelandang Surabaya, Taisei Marukawa, sedang bimbang setelah mendengar imbauan pemerintah Jepang.

Dilansir dari Kompas.com, pemerintah Jepang memang meminta warganya untuk pergi dari Indonesia akibat situasi pandemi Covid-19 yang tak terkendali.

Pemerintah Jepang bahkan menyiapkan pesawat khusus bagi warganya yang mau pulang kampung di tengan pandemi Covid-19.

Imbauan tersebut menyasar pula pada Taisei Marukawa, gelandang Jepang yang baru tiba di Indonesia pada Mei lalu.

Taisei Marukawa sejatinya akan menjadi salah satu pemain asing Persebaya Surabaya di 2021.

Namun, yang sedianya akan digelar pada 9 Juli terpaksa ditunda seturut pemberlakuan PPKM Darurat.

Taisei membenarkan ia akan diberi fasilitas oleh negaranya jika mau “minggat” dari Indonesia.

“Benar memang diimbau untuk meninggalkan Indonesia, tapi bukan panggilan pribadi,” ucap Taisei di laman resmi klub (16/7/2021).

“Mereka yang mau bisa menghubungi perwakilan pemerintah Jepang dan akan diberikan fasilitas untuk pulang,” tambahnya.

Namun, Taisei merasa aman dengan protokol kesehatan yang diterapkan dirinya di Surabaya.

Selain itu, ia juga puas dengan profesionalitas tim dalam menjaga nutrisi para pemain.

“Di sini sebenarnya cukup aman karena saya tidak pernah keluar apartemen selain untuk latihan,” tuturnya.

“Kesehatan dan makanan juga dipantau oleh tim medis dan chef tim, jadi sebenarnya tidak masalah,” terangnya.

Persebaya memang menjadi salah satu dari sedikit tim yang tetap melangsungkan latihan selama PPKM Darurat.

Pelatih memberi program latihan maintenance kondisi pemain sembari menunggu kepastian Liga 1 2021.

dikabarkan baru akan memulai Liga 1 2021 pada akhir Agustus mendatang.

Berita Terkait