Kompetisi Liga 1 Belum Jelas, Persipura Dapat Dana Segar dari Bank Papua

kembali mendapatkan suntikan dana segar dari PT Bank Papua senilai Rp10 miliar, walaupun kompetisi 2021 belum ada kejelasan dan juga telah dibatalkan.

Penandatanganan Kerjasama (PKS) antar kedua pihak ditandatangni langsung oleh Direktur Bisnis Bank Papua, Sadar Sebayang dan Direktur Utama PT Persipura Papua, Herat A. Kalengkongan.

Turut didampingi oleh Andarias Baunik selaku Pemimpin Divisi Pengelolaan Dana, Jasa & E Banking Bank Papua, Didi selaku Pemimpin Departemen Dana dan Jasa. Michael J. Kespo Assistant Vice President Kerjasama institusi dan Manajer Persipura Bento Madubun.

Direktur Bisnis Bank Papua, Sadar Sebayang mengatakan pemberian dana sponsorship kepada klub berjulukan Mutiara Hitam itu merupakan bukti bahwa pihaknya selalu berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada Persipura sebagai ikon Papua.

“Pemberian sponsorship ini merupakan bukti bahwa Bank Papua senantiasa mendukung Persipura,” kata Sadar, seperti dikutip dari laman Instagram @bankpapua_id, Jumat (16/7/21).

“Persipura adalah ikon kebanggaan masyarakat di Tanah Papua yang telah mengangkat harkat dan martabat orang papua di kanca nasional maupun se-Asia,” cetusnya.

Bank Papua sebagai bank kebanggaan masyarakat Papua berkomitmen untuk membangun Tanah Papua dengan menjadi sponsor PT Persipura Papua dengan memberikan dana segar sebesar Rp10 miliar untuk mendukung klub berlaga di Liga 1 2021 dan Piala .

Sebelumnya, manajemen Bank Papua selaku sponsor utama Persipura Jayapura menunda pemberian dana sponsorship senilai Rp5 miliar kepada Persipura (dana sisa ). Mereka mengklarifikasi jika hal tersebut dipengaruhi oleh ketidakjelasan lanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Papua, Erna Kapisa, mengatakan bahwa sesuai dengan isi Perjanjian Kerjasama (PKS) bersama manajemen PT Persipura Papua, telah disepakati.

Pihaknya akan mendukung Persipura dengan dana senilai Rp10 miliar untuk semusim Liga 1 2020. Tapi, dana tersebut dicairkan dalam tiga tahap.

“Kami menyetujui menjadi sponsor utama Persipura di Liga 1 2020 dengan menyediakan dana sebesar Rp10 miliar selama semusim. Pencairan dana sponsorship dilakukan secara bertahap, yakni pertama sebesar Rp5 miliar dilakukan saat Liga 1 dimulai, dan itu sudah terealisasi,” tutur Erna.

“Tahap kedua sebesar Rp3,5 miliar akan diberikan pada putaran kedua Liga 1 2020. sedangkan dana sisa senilai Rp1,5 miliar akan dicairkan saat kompetisi Liga 1 memasuki tiga pertandingan terakhir,” imbuhnya.

Namun dirinya mengungkapkan, pencairan dana sponsorship tersebut tak berjalan sesuai kesepakatan di tahap kedua hingga ketiga, lantaran pandemi Covid-19 yang belum mereda masih menghentikan kompetisi hingga saat ini.

Itulah yang menjadi alasan pihaknya masih menahan dana sisa senilai Rp5 miliar dari kesepakatan kontrak sambil menanti liga kembali bergulir.

“Dengan diberhentikannya sementara Liga 1 2020, Bank Papua belum dapat mencairkan dana sponsorship tahap kedua dan ketiga. Hal ini sesuai dengan persyaratan pencairan dana yang telah disepakati dalam Perjanjian Kerja sama (PKS) antara Bank Papua dan Persipura,” jelas Erna Kapisa

“Apabila Liga 1 jadi dilanjutkan, Bank Papua akan segera memenuhi kewajiban sesuai isi PKS untuk merealisasikan pencairan dana sponsorship tahap kedua dan ketiga,” pungkasnya.

Berita Terkait