Aktivitas Pemain Persib Selama PPKM Darurat: Achmad Jufriyanto Tambah Porsi Latihan

Bek Bandung, , mengaku menikmati dan melahap semua program latihan yang diberikan tim pelatih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali. Bahkan demi menjaga kondisinya, Achmad Jufriyanto pun menambah sendiri porsi latihannya.

Achmad Jufriyanto mengaku tak ada kendala selama menjalani latihan mandiri. Bahkan pemain yang karib disapa Jupe ini berinisiatif menambah porsi latihan sendiri demi menjaga kondisi fisiknya agar tetap stabil jika suatu saat nanti kembali berkompetisi.

“Untuk latihan tambahan ada, selain memang yang diberikan staf pelatih sebenarnya sudah cukup kalau kita menjalankannya dengan baik. Tapi, terkadang sebagai pemain ada sesuatu yang dirasa kurang di dalam diri dan membuat kita melakukannya sendiri,” ujar Jupe, Kamis (15/7/2021).

Jupe mengakui memiliki cara tersendiri dalam menambah porsi latihan. Mantan pemain itu memanfaatkan alat-alat kebugaran yang berada di rumahnya.

“Kalau saya kebetulan memiliki alat treadmill, sebagian juga ada alat-alat gym, jadi ya saya lakukan secara mandiri,” ujar bek Persib Bandung itu.

Selama menjalani program latihan, Jupe terkadang mengajak sang anak untuk ikut serta. Apalagi anak tercintanya mempunyai waktu luang karena pembelajaran sekolah dilakukan secara online.

“Selain menambah porsi latihan, ya menambah juga aktivitas untuk anak-anak, setidaknya mereka tidak jenuh di rumah karena sedang melakukan sekolah online,” ujarnya.

Sejauh ini aktivitas bersama sang anak lebih banyak dilakukan di kediamannya. Biasanya, Jupe mengajak keluarga kecilnya bersepeda di sekitar rumah.

“Selama PPKM saya tidak melakukannya karena di lingkungan kami melarang kegiatan itu. Jadi ya hanya jogging saja, senam, olahraga seperti itu saja,” ujarnya.

Seperti diketahui, Persib Bandung meliburkan para pemainnya karena mengikuti kebijakan Pemerintah dalam menerapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali yang sudah dimulai sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Namun, para pemain tetap mendapatkan program latihan secara mandiri di rumah masing-masing. Pemain pun wajib memberikan laporan latihan dengan format video.

Berita Terkait