Sikapi PPKM Darurat, Pelatih Arema FC Anggap Seperti Ramalan Cuaca

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida tidak ingin berspekulasi kemungkinan adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali hingga menjadi enam pekan.

PPKM Darurat sebelumnya telah diterapkan sejak 3 Juli, dan berakhir 20 Juli. Namun juru bicara satuan tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyatakan, perpanjangan PPKM Darurat kemungkinan bisa diterapkan jika angka kasus pandemi virus Corona belum mengalami penurunan secara signifikan.

Bila pemerintah memperpanjang PPKM Darurat, Liga 1 2021/22 kemungkinan bakal mengalami penundaan hingga awal September. Pasalnya, penerapan PPKM Darurat yang sekarang sudah membuat Liga 1 ditunda hingga 20 Agustus.

Almeida mengutarakan, bila pemerintah akhirnya menerapkan perpanjangan PPKM Darurat, ia hanya bisa pasrah. Kendati demikian, Almeida berharap perpanjangan PPKM Darurat tidak diterapkan dengan mengibaratkannya seperti ramalan cuaca.

“Mungkin diperpanjang, atau mungkin [juga] tidak. Sama dengan ketika saya ditanya, ‘Apakah besok hujan atau cerah?’ Saya cuma bisa menjawab, ‘ya mungkin besok hujan’, atau ‘ya mungkin saja besok cerah’,” ucap Almeida dikutip laman Wearemania.

“Jadi, besok baru bisa kita lihat bersama, apakah saya pergi keluar rumah bawa payung karena hujan, atau tidak membawa apa-apa karena cuaca cerah.”

Juru taktik asal Portugal tersebut menambahkan, situasi itu membuat dirinya mau tidak mau harus menyiapkan rencana cadangan. Saat ini penggawa Arema hanya menjalani latihan mandiri di kediaman masing-masing.

Menurut Almeida, meski ia masih menyimpan harapan kompetisi dapat bergulir seperti rencanna semula, untuk saat ini kesehatan dan keselamatan seluruh elemen di tim dan klub perlu diprioritaskan.

“Rencana kami melewatkan sesi latihan bersama, karena ada PPKM Darurat. Kami tidak bisa latihan normal. Kami berharap ini segera berakhir agar kami bisa kembali berlatih di lapangan seperti biasanya. Jujur, sekarang ini kami tidak bisa berbuat banyak untuk latihan,” imbuhnya.

“Saya pikir, lebih penting sekarang kita selamat dulu, dengan cara mematuhi aturan dari pemerintah. Kalau ditanya kapan idealnya kapan kompetisi dimulai, harapan saya Liga 1 2021-2022 sesegera mungkin bisa dimulai.”