PT Liga Indonesia Baru Enggan Spekulasikan Perpanjangan PPKM Darurat

Operator kompetisi sepakbola profesional PT Baru () enggan berspekulasi mengenai kemungkinan adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali hingga menjadi enam pekan.

PPKM Darurat sebelumnya telah diterapkan sejak 3 Juli, dan berakhir 20 Juli. Namun juru bicara satuan tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyatakan, perpanjangan PPKM Darurat kemungkinan bisa diterapkan jika angka kasus pandemi virus Corona belum mengalami penurunan secara signifikan.

Di lain sisi, di sejumlah grup aplikasi Whatsapp di Jawa Timur menyebutkan kepolisian daerah (Polda) Jatim telah menerapkan Operasi Aman Nusa II Semeru pada 3 Juli hingga 2 Agustus. Operasi itu terkait pengendalian COVID-19 di wilayah Jatim.

Hingga saat ini, angka kasus pandemi COVID-19 belum membaik di . Bahkan berdasarkan data, Rabu (14/7), kasus pandemi harian mencapai angka tertinggi sejak COVID-19 melanda Indonesia, yakni 54.517.

Situasi itu membuat 2021/22 kembali terancam penundaan. Liga 1 awalnya mulai digelar 9 Juli, namun diundur ke 20 Agustus. Bila PPKM Darurat diperpanjang, kompetisi kemungkinan baru bisa digelar awal September.

Direktur operasional mengutarakan, ia belum bisa memastikan Liga 1 kembali mengalami penundaan. Tetapi jika pemerintah memperpanjang kebijakan PPKM Darurat, PT LIB akan mengikutinya.

“Kami menghormati apapun keputusan pemerintah. Nantinya pasti dan LIB akan berkomunikasi dengan stakeholder terkait, seperti (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Polri untuk berdiskusi, meminta arahan dan menyusun jadwal baru,” jelas Sudjarno dikutip laman Antara.

Sudjarno menambahkan, untuk saat ini PT LIB masih berpegang kepada kebijakan PPKM yang sedang diterapkan, yaitu 3-20 Juli. Menurut Sudjarno, kompetisi akan digelar satu bulan setelah PPKM Darurat berakhir.

“Jadi sampai sekarang jadwalnya masih sesuai hasil rapat manajer pada Juli 2021, yaitu dimulai Agustus. Akan tetapi, kami belum mengetahui kebijakan pemerintah seperti apa perkembangannya. Tentu kami akan menyikapinya dengan federasi,” imbuh Sudjarno.

Seperti diketahui, sejumlah klub di Pulau Jawa dan Bali saat ini sedang meliburkan tim dari agenda latihan bersama menyusul penerapan PPKM Darurat. Pemain menjalani latihan mandiri di kediaman masing-masing dengan mengikuti program yang telah diberikan tim pelatih. (goal.com)

Berita Terkait