Pelatih Persebaya Surabaya Berharap Vaksin Bisa Jadi Solusi

Kompetisi sepakbola Indonesia masih belum jelas kapan digulirkan, seiring pandemi virus corona yang makin menjadi di Tanah Air. Hingga kini, direncanakan bahwa Liga 1 bisa digulirkan pada akhir Agustus mendatang.

Hanya saja hal tersebut belum bisa dipastikan, karena memang kondisi Indonesia belum tentu membaik pada waktu tersebut. Kini, vaksinasi Covid-19 menjadi harapan, supaya pandemi ini bisa segera berakhir, atau melandai.

Hal itu dituturkan oleh pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, yang menyebut vaksin bisa menjadi solusi supaya kompetisi bisa kembali. Jika seluruh suporter mau melakukan vaksin, maka akan jadi kabar yang baik untuk sepakbola Indonesia.

“Di kondisi sekarang saya mengajak suporter untuk mematuhi segala peraturan pemerintah. Saya juga mengajak suporter untuk segera vaksin,” ungkap mantan pelatih timnas Indonesia tersebut, dikutip laman resmi Persebaya.

“Bayangkan seluruh suporter di Indonesia divaksin. Itu sama dengan memvaksin ratusan ribu sampai jutaan warga Indonesia. Karena memang sepakbola salah satu olah raga paling populer di sini,” imbuh sosok asal Malang itu.

Persebaya menjadi salah satu klub yang aktif bergerak melawan Covid-19, salah satunya adalah program vaksin yang mereka jalankan dengan kerja sama dari berbagai pihak. Para pemain pun sudah mendapatkan vaksin beberapa waktu lalu.

“Hampir seluruh pemain Persebaya sendiri telah menjalani vaksinasi. Mayoritas mendapatkan jatah vaksin saat berlaga di turnamen pramusim Piala Menpora,” tulis Persebaya via laman resmi mereka.

“Kini hanya menyisakan empat pemain asing yang masih belum mendapatkan kesempatan untuk disuntik vaksin Covid-19. Rencananya dalam waktu dekat manajemen akan mencari solusi agar legiun asingnya segera divaksinasi,” sambung mereka.

Saat ini Persebaya memang sudah melengkapi pemain mereka, termasuk di sektor asing. Seluruh pemain yang didatangkan belum pernah bermain di Indonesia, antara lain Alie Sesay di posisi bek tengah, gelandang Taisei Marukawa dari Jepang, lalu duo Brasil, Jose Wilkson serta Bruno Moreira.

Persebaya tengah memperketat kegiatan mereka karena masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang berlangsung hingga 20 Juli. Para pemain diminta tetap ketat menjaga protokol kesehatan, dan menghormati aturan PPKM tersebut.