Ingin Buat Persija Berprestasi, Mohamad Prapanca Bicara Tanggung Jawab Sejarah

Seperti seluruh kontestan 2021-2022 lain, Jakarta juga menghadapi situasi sulit dan itu diakui sang presiden .

Sebab, Persija dan semua harus berurusan dengan pandemi Covid-19 yang mulai merebak di Indonesia sejak Maret tahun lalu.

Namun di tengah situasi serbasulit semacam ini, tim berjulukan Macan Kemayoran ini nyatanya tetap mampu mencatatkan prestasi.

Setidaknya, mereka mampu membawa pulang trofi juara .

Meski hanya sebatas turnamen pramusim, tetapi ini menjadi oase yang melegakan pendukung setia Persija.

Selain itu pula, gelar ini juga menjadi pelepas dahaga suporter Persija yang telah menanti trofi baru sejak terakhir kali mereka meraih juara Liga 1 2018.

Presiden , Mohamad Prapanca mengatakan, trofi Piala 2021 ini menjadi bukti bahwa klub Ibu Kota masih berkomitmen untuk terus berprestasi.

Semua itu juga terlepas dari sulitnya situasi yang dihadapi Persija sekarang.

“Dalam kondisi pandemi, semua memang menjadi tidak mudah,” kata Prapanca, dikutip dari laman resmi klub.

“Namun, kami punya tanggung jawab sejarah yang harus tetap dijalankan,” tuturnya.

“Itulah sebabnya, dengan segala keterbatasan, kami terus berjuang agar Persija tetap eksis dan berprestasi.”

Saat ini, Prapanca berharap bahwa para pemain Persija tetap bersemangat menjalani program latihan mandiri.

Program latihan itu sudah berlangsung sejak kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dimulai selama 3 hingga 20 Juli 2021.

Prapanca mengatakan, kebijakan ini tak akan mengganggu persiapan timnya untuk menyambut gelaran -2022.

Selain itu, dia juga berharap bahwa tim asuhan bisa tampil maksimal ketika menghadapi kick-off kompetisi kasta tertinggi itu.

“Semoga pada pertandingan pertama kompetisi Liga 1 2021-2022 nanti, kami bisa siap 100 persen,” ujarnya.

“Gelar lalu juga menambah semangat dan keyakinan kami dalam menyongsong kompetisi Liga 1 2021-2022,” kata Mohamad Prapanca.

Berita Terkait