Bawa-bawa Negara Lain, Pelatih Persib Berharap Liga 1 Segera Bergulir

Pelatih Bandung, Robert , berharap kompetisi 2021/2022 bisa segera diselenggarakan, meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Menurut pelatih Maung Bandung ini, pandemi Covid-19 belum ada yang tahu kapan bakal berakhir, sehingga kompetisi sepakbola di seharusnya bisa digulirkan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

menambahkan, di negara lain kompetisi sepakbola sudah bergulir, meskipun masih dalam suasana pandemi, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga, hal tersebut seharusnya bisa digelar juga di Indonesia.

“Covid masih akan ada, begitu juga masa karantina, tapi sepakbola masih bisa digelar karena saya tidak melihat adanya hubungan langsung antara masa PPKM dan sepakbola dalam artian kami bertanding dengan tanpa penonton, juga penerapan prokes yang ketat,” kata Robert Alberts.

Mantan pelatih ini merasa heran, kompetisi sepakbola di Indonesia hingga saat ini belum bergulir kembali.

Padahal, sebelumnya sudah ada Piala Menpora 2021 yang dijadikan ajang pemanasan sekaligus uji coba sebelum bergulirnya kompetisi Liga 1. Turnamen itu pun berjalan aman dan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Saya hanya berpikir, sebenarnya apa tujuan dari digelarnya Piala Menpora dan saya berharap mendapatkan jawaban yang jelas soal itu. Karena setelah turnamen itu, kami semua telah siap untuk memulai liga kembali,” ucap Robert Alberts.

Setelah berakhirnya turnamen Piala Menpora 2021, rencananya akan digelar pada 9 Juli 2021. Namun, kick-off kembali ditunda lantaran meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia.

Sehingga, sejak Liga 1 2020 dihentikan pada pertengahan Maret 2020, sampai saat ini kompetisi sepakbola di Indonesia belum bergulir kembali.

“Tapi liga ditunda sejak Maret tahun lalu, dan setiap kali kami mendengar liga akan dimulai, kenyataannya harus ditunda sedangkan Covid tidak pernah pergi dari Indonesia atau dunia ini,” ungkap Robert Alberts.

“Indonesia menjadi satu-satunya negara yang tanpa sepakbola selama satu setengah tahun,” jelas juru taktik Persib Bandung itu.

Berita Terkait