Pemain PSPS Riau Tetap Latihan, Nggak Berpengaruh Liga 2021 Diundur

Di saat beberapa tim liga lainnya meliburkan para pemainnya karena kick off Liga 2021 diundur hingga Agustus mendatang, tidak berlaku bagi pasukan Riau.

Di bawah komando sang arsitek , Danil Junaidi dkk tetap menggelar latihan, sesuai program yang sudah diterapkan jajaran pelatih.

Skuad Askar Bertuah, tetap melakoni latihan di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Pekanbaru.

“Ya, tetap latihan pagi sore. Nggak ada ngaruh liga diundur. Cuma waktunya saja disesuaikan,” tegas GM Edward Riansyah, Minggu (11/7/2021) kepada Tribunpekanbaru.com .

Diakuinya, dengan pengunduran jadwal Liga, justru bisa berdampak baik bagi skuad PSPS.

Berapa tidak, sebelumnya jika kick off digeber Juli ini, maka persiapan tim belum maksimal.

Namun karena diundur hingga akhir Agustus, bahkan kick off untuk Liga 2 kemungkinan besar pada pekan pertama September 2021, maka persiapan menjadi panjang.

“Format latihan juga akan diselingi dengan game dan sparring patner. Itu akan terus ditingkatkan, agar pemain benar-benar siap saat bertanding nanti,” sebut Edu-panggilan akrab Edwar Riansyah.

Seperti diketahui, Manajemen PSPS Riau hanya akan mengontrak maksimal 25 pemain musim 2021 ini.

Mereka terdiri dari beberapa pemain musim lalu, dan ada di antaranya pemain lokal nasional yang baru.

Dari beberapa pemain PSPS Riau musim lalu, manajemen memastikan tetap ada pemain asli lokal Riau, masuk dalam skuad inti Askar Bertuah.

Sebelumnya, hampir semua kontestan Liga kecewa, atas diundurnya lagi kick off Liga 2021.

Meski pengunduran ini sangat beralasan, namun klub menilai dan PT LIB, terlalu fokus pelaksanaan Liga di Pulau Jawa.

Padahal, masih ada solusi tempat perhelatan dan Liga 2 musim 2021 ini, yakni di luar Pulau Jawa.

Apalagi jika melihat kasus pandemi Covid 19 di Pulau Jawa dan Bali belakangan ini, makin tinggi.

Maka bisa dipastikan, bisa berlangsung lama, bahkan meleset dari perkiraan PSSI dan PT LIB.

Seperti halnya janji pengunduran jadwal, setelah pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa sampai Bali, sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang.

PSSI sempat berjanji, akan menggelar kompetisi Liga 2021 di akhir Juli ini.

Karena masih adanya peluang, agar PSSI mencari solusi terbaik agar Liga 2021 ini bergulir, Klub Liga 2 asal Riau PSPS Riau, menawarkan opsi yang sangat masuk akal.

“Kita memahami. Ini bukan karena ketidaksiapan teknis LIB sebagai operator. Tapi lebih ke force majeur lagi.Cuma saat ini bukan tanpa opsi,” tegas Sekretaris PSPS Riau M Teza Taufik kepada Tribunpekanbaru.com .

Lalu, apa bentuk opsi yang ditawarkan PSPS ke PT LIB?

“Sudah ada opsinya. Lebih baik dialihkan tempat pertandingan ke Sumatera atau Kalimantan. PT LIB jangan terfokus dengan apa yang terjadi di Jawa,” sebutnya.

Dengan adanya keputusan pengunduran jadwal ini, tidak hanya PSPS, tapi juga klub lainnya, terutama klub Liga 1 dan Liga 2 yang berasal dari non-Jawa, dipastikan sepakat, tempat pertandingan dialihkan di luar Pulau Jawa.

Sebab, tidak ada alasan bagi LIB untuk tidak bisa menggelarnya, di mana saat ini kasus pandemi di luar Pulau Jawa tidak terlalu tinggi. Termasuk halnya di Sumatera.

Apalagi untuk stadion yang ada di luar Pulau Jawa, semuanya sudah masuk standarisasi Liga. Baik itu di Kota Pekanbaru, Palembang, atau di Kalimantan sendiri.

“Ini yang kita desak saat ini, adalah keputusan PSSI dan LIB jika memang Pulau Jawa menjadi buntu. Jangan terkatung katung lagi,” terang Teza.

Sebelumnya, Direktur Operasional PT LIB, Senin (5/7/2021) kemarin menegaskan, keputusan menunda kompetisi hingga pekan ketiga bulan Agustus 2021 nanti, hasil kesepakatan dalam pertemuan yang digelar PSSI dan PT LIB dengan klub-klub secara virtual pada Jumat (2/7/2021) lalu.

“Ini juga, waktu kick-off Liga 1 pada 20 Agustus 2021 juga sifatnya masih tentatif, tergantung dengan keadaan, apalagi jika kasus Covid-19 masih tinggi atau PPKM Darurat diperpanjang,” terangnya.

Berita Terkait