Liburkan Pemain, Ini Program Latihan Mandiri Persik Kediri

Manajemen resmi meliburkan para pemain dari rutinitas latihan sejak dua hari lalu. Kebijakan itu dilakukan guna mematuhi PPKM Darurat yang juga diberlakukan di Kota Kediri.

“Kami hormati keputusan manajemen dan mematuhi aturan dari Pemkot Kediri. Toh ini semua demi kebaikan bersama,” kata , pelatih Kediri, Kamis (7/8/2021).

Mantan asisten pelatih itu juga tak berpikir soal kerugian akibat meliburkan dkk.

“Dalam situasi saat ini tak etis bicara kepentingan pribadi, dalam hal ini Persik. Kami juga bagian dari warga Kota Kediri. Jadi kami juga harus taat kepada Pemerintah,” ujarnya.

Kendati begitu, pria asal Cepu, Blora, Jateng ini tetap memberi program latihan yang wajib dilakukan pemain Persik Kediri selama libur latihan.

“Ini kan mengulang pengalaman tahun lalu. Saat gelombang pertama COVID-19 lalu, kami juga melakukan latihan daring dengan mengirim video. Sekarang pun seperti itu,” ucapnya.

Sebenarnya saat ini porsi latihan Macan Putih memasuki tahap pemantapan taktik dan strategi. Seharusnya program ini melibatkan semua pemain dengan gim internal maupun shadow taktik.

“Kami sudah masuk penerapan pola dan taktik permainan. Tapi saya tahu anak-anak sudah bisa menjalankan pola itu saat beberapa kali uji coba lalu,” tuturnya.

Soal empat legiuner asing yang butuh penanganan khusus karena kondisi mereka jauh dibanding pemain lokal, Joko Susilo menyebut mereka tetap menjalani latihan rutin.

“Ya mau tak mau mereka harus tetap latihan. Karena mereka baru bergabung dan tertinggal jauh, terutama fisiknya. Pelatih fisik yang menangani mereka,” jelasnya. (bola.com)

Berita Terkait