Akui Indisipliner, Boaz Solossa Ungkap Peristiwa di Ruang Ganti Persipura

Striker senior asal Papua, Solossa, tak ingin terlalu banyak bicara soal pencoretan dirinya dan Yustinus Pae dari tim Jayapura.

Meski begitu, bersedia berbicara tentang peristiwa yang terjadi di ruang ganti Persipura jelang laga uji coba menghadapi beberapa waktu lalu.

Boaz Solossa mengakui bahwa dua hari jelang laga uji coba menghadapi Persita sempat mabuk bersama rekannya, Yustinus Pae.

“Sebelum melakukan uji coba pada hari Minggu (13/6/2021) melawan Persita Tangerang, dua hari sebelumnya, Jumat (11/6/2021), saya dan Tinus (Pae) melakukan tindakan indisipliner, yaitu kami minum,” kata Boaz Solossa kepada awak media.

Menurut Boaz, Yustinus Pae berani berkata jujur kepada pelatih yang akan memainkan keduanya di laga uji coba melawan Persita.

Yustinus Pae mengakui bahwa dirinya telah mabuk. Ia siap menerima keputusan pelatih apabila akan dimainkan di laga uji coba menghadapi Persita.

“Tinus Pae merasa harus menyampaikan sebenarnya, sehingga ia panggil coach (Jacksen) keluar dan ia sampaikan bahwa kami minum,” kata Boaz.

“Tapi keputusan itu semua kembali ke coach. Kalau memang saya dipercaya bermain, saya akan bermain. Tapi kalau tidak, ya saya tidak,” ucap Boaz menirukan ucapan Yustinus Pae.

Boaz dan Yustinus Pae pun mengaku siap menerima segala keputusan manajemen tim Mutiara Hitam akibat tindakan indisipliner tersebut.

Hanya saja, Boaz membantah pernyataan yang menyebut ada tindakan yang membahayakan nyawa orang lain di ruang ganti Persipura.

Komentar tersebut dilontarkan oleh Jacksen F Tiago saat ditanya terkait alasan mencoret Boaz dan Tinus Pae.

“Dan tadi saya lihat bahwa statement yang dikeluarkan oleh Jacksen bahwa sampai membahayakan nyawa orang lain, saya kira itu tidak ada,” kata Boaz.

“Hari ini saya berbicara bahwa tidak ada. Kalau tidak percaya, masyarakat atau siapapun silakan tanya ke semua pemain bahwa tidak terjadi apa-apa sebelum pertandingan itu,” ujarnya menambahkan.

Berita Terkait