Respons PSSI Terkait Kegagalan Bali United & Persipura Jayapura Main Di Piala AFC

Seluruh pertandingan Piala AFC zona Asia Tenggara (), telah resmi dibatalkan. pun menyampaikan respons terkait keputusan yang diambil AFC tersebut.

Pembatalan tersebut karena masih tingginya kasus virus corona di ASEAN. AFC jadi kesulitan mendapatkan tuan rumah untuk melangsungkan pertandingan.

Akibat pembatalan tersebut wakil Indonesia, Bali United dan Persipura Jayapura harus gigit jari. Padahal, kedua klub tersebut sudah melakukan persiapan untuk bermain di Piala AFC.

Piala AFC akan menggunakan sistem round robin dan sentralisasi di mana empat tim dalam satu grup akan bertemu sekali tanpa sistem kandang dan tandang. Pertandingan ini rencananya digelar dalam satu lokasi atau terpusat.

“PSSI telah menerima surat sirkular resmi yang dikirimkan oleh AFC kepada para anggota asosiasi yang berpartisipasi pada gelaran . Mereka menyampaikan secara tertulis tentang alasan penundaan karena pandemi Covid-19 masih menjadi alasan utama,” kata sekjen PSSI , dikutip laman resmi federasi.

“Sangat disayangkan dua tim perwakilan Indonesia, yakni Bali United dan Persipura belum bisa tampil pada kompetisi ini. Saat ini PSSI telah mengirimkan dan menembuskan surat tersebut kepada Bali United dan Persipura,” Yunus menambahkan.

AFC sudah berusaha keras untuk tetap melaksanakan Piala AFC zona ASEAN. Namun, tidak ada negara yang sanggup menjadi tuan rumah ajang tersebut.

Sebetulnya, Indonesia menjadi satu di antara negara yang mengajukan diri sebagai tuan rumah. Akan tetapi, tidak dapat terlaksana karena kembali meroketnya penyebaran virus corona di Tanah Air.

Pembatalan Piala AFC zona ASEAN membuat Bali United dan Persipura tinggal fokus bertanding di 2021/22. Hanya saja, nasib bergulirnya kompetisi sepakbola kasta teratas nasional tersebut masih belum jelas.

Kemungkinan Liga 1 dimulai pada akhir Agustus mendatang. Saat ini PT Baru (LIB), selaku operator kompetisi sedang menyusun jadwal pertandingan.

Berita Terkait