Pembatalan Piala AFC Zona ASEAN dan Dampaknya Buat Klub Indonesia

menjadi pihak paling dirugikan dari pembatalan Piala 2021 Zona . Wakil Indonesia akan makin sulit untuk bisa kembali ke Liga Champions Asia.

Berdasarkan hitung-hitungan FootyRankings di Twitter, sebenarnya klub Indonesia cuma butuh beberapa kemenangan saja untuk bisa mendapat slot Liga Champions Asia (LCA) lagi. Secara matematis, itu bukan perkara sulit karena Indonesia punya dua wakil yakni dan Jayapura.

Tetapi, kesempatan emas itu buyar karena pembatalan . Mimpi untuk melihat klub Indonesia mentas di LCA pun harus tertunda untuk beberapa musim ke depan lagi. Sudah 10 tahun klub Indonesia absen setelah menjadi yang wakil terakhir saat tampil pada LCA 2011.

Sementara itu, Indonesia sudah tak mendapat slot LCA lagi sejak musim 2021 ini. Padahal pada musim sebelum-sebelumnya, setidaknya Indonesia masih mendapatkan 1 slot untuk bertanding di babak playoff.

Ironisnya slot Indonesia di LCA ini justru hangus di saat ajang antarklub terbesar Asia ini menambah jumlah peserta menjadi 40 klub dari yang biasanya 32 klub. Penambahan jumlah peserta ini lah yang menjadi alasan kini banyak klub-klub dari ASEAN sekarang ikut serta di babak utama LCA.

Nah penambahan jumlah peserta LCA juga sebenarnya menjadi berkah buat Indonesia. Hanya dengan meraih beberapa kemenangan saja sudah cukup untuk memperbaiki koefisien rangking kompetisi Indonesia untuk mendapat slot otomatis lagi ke LCA.

PSSI turut menyesali batalnya dua wakil Indonesia di pentas Piala AFC. Sebelumnya, federasi sempat mengupayakan Zona ASEAN bisa digelar di Indonesia untuk menjaga peluang Bali United dan Persipura Jayapura tetap bisa bertanding di pentas Asia.

“PSSI telah menerima surat sirkuler resmi yang dikirimkan oleh AFC kepada para anggota asosiasi yang berpartisipasi pada gelaran . Mereka menyampaikan secara tertulis tentang alasan penundaan karena pandemi Covid-19 masih menjadi alasan utama,” kata Sekjen PSSI dalam rilis federasi.

“Sangat disayangkan dua tim perwakilan Indonesia, yakni Bali United dan Persipura belum bisa tampil pada kompetisi ini. Saat ini PSSI telah mengirimkan dan menembuskan surat tersebut kepada Bali United dan Persipura,” ujarnya lagi.

Sebagai informasi, syarat bagi klub untuk bisa tampil di LCA adalah kompetisi asal klub wajib menempati 12 besar di masing-masing zona (Zona Barat/Zona Timur). Sementara kompetisi Indonesia kini cuma menempati peringkat ke-13 di Zona Timur alias di luar 12 besar.

Terlemparnya Indonesia dari 12 besar tak terlepas dari penampilan buruk para wakilnya di pentas Asia (Piala AFC dan LCA). Posisi Indonesia yang tadinya di 12 besar, tergusur oleh Myanmar berkat penampilan para wakilnya yang terhitung lebih konsisten di pentas Asia.

Berita Terkait