Ini Kata Jacksen Tiago soal Pembatalan Piala AFC Zona ASEAN

Konfederasi Sepak bola Asia () akan mengambil keputusan untuk membatalkan atau zona Asia Tenggara karena mempertimbangkan situasi Covid-19.

Tak ada satu pun negara yang bersedia menjadi tuan rumah setelah mundurnya Singapura. Keputusan AFC itu tentunya menjadi kabar tak sedap bagi dua wakil , yakni Persipura Jayapura maupun Bali , yang sedari jauh hari sudah melakukan pemusatan latihan (TC).

Namun, pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago, punya pendapat yang berbeda. Jacksen menilai keputusan AFC itu adalah langkah yang tepat jika berkaca pada kasus Covid-19 yang belum mereda.

Jacksen mengaku timnya sudah mengantisipasi pembatalan Piala AFC sejak jauh hari. Apalagi, kompetisi juga sudah ditunda karena pandemi virus corona.

“Sesuai ekspektasi kami sebelumnya. Melihat pada kondisi Asia Tenggara saat ini, pembatalan itu menjadi keputusan yang paling bijak,” kata Jacksen kepada awak media olahraga INDOSPORT, Senin (5/7/21).

Pelatih berkebangsaan Brasil itu mengatakan tak ada perubahan agenda timnya meskipun Piala AFC batal digelar dan juga mengalami penundaan.

“Tidak ada perubahan sama sekali, karena kami sudah lama tinggal menunggu waktu untuk mendengar kabar tersebut,” ungkap Jacksen.

Walaupun kompetisi Liga 1 telah mengalami penundaan, menyebutkan jika timnya terus berlatih memantapkan persiapan.

Saat ini, tim Mutiara Hitam masih menjalani pemusatan latihan (TC) di Kota Batu, Malang. Jacksen menuturkan, timnya tetap menjalankan program latihan seperti biasanya

“Kita saat ini masih berada di Batu, Malang. Bukan untuk persiapan AFC. Tapi, persiapan Liga 1,” jelasnya.

Seperti diberitakan awak media INDOSPORT sebelumnya, AFC mengumumkan perubahan format Piala AFC dan Liga Champions Asia untuk tahun ini dan tahun depan.

Lewat laman resminya pada Senin (5/7/21), Komite Eksekutif (Exco) AFC berencana membatalkan sejumlah laga fase grup yang tidak mendapatkan venue sentralisasi.

“Diputuskan bahwa kompetisi akan dilanjutkan dengan sisa pertandingan dan grup sebanyak mungkin, sementara pertandingan di semua tahap yang tidak dapat dimainkan karena masalah pandemi virus corona akan dibatalkan dan diakui sebagai peristiwa force majeure,” begitu bunyi maklumat AFC.

Berita Terkait