Permintaan Khusus Ketum PSSI pada Ezra Walian usai Masalah Naturalisasinya Selesai

Ketua Umum , Mochamad Iriawan, meminta secara khusus pada Ezra Walian untuk meningkatkan kemampuannya agar bisa dipanggil .

Tahun 2021 tampaknya menjadi tahun penuh bagi striker muda Bandung, Ezra Walian.

Setelah berjuang selama empat tahun sejak 2017, Ezra akhirnya mendapat kepastian terkait masalah naturalisasinya menjadi Warga Negara Indonesia.

Seperti diketahui, selama ini mantan pemain Makassar itu tak bisa membela Indonesia karena terkendala soal .

Kenyataan bahwa Ezra Walian pernah membela timnas Belanda di kelompok usia membuat proses naturalisasinya tersendat di FIFA.

Namun, per 14 Juni 2021, Ezra pun dipastikan bisa membela nama Indonesia di kancah internasional.

Hal itu dipastikan setelah FIFA melalui Komite Status Pemain mengirimkan surat kepada PSSI pada Senin (14/6/2021).

“Benar, arahan Ketum PSSI agar proses alih status Ezra Walian jadi prioritas dan bersyukur hari ini kami terima surat dari FIFA tentang keputusan dari Komite Status Pemain mengenai status pemain pemain tersebut,” ujar Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dilansir BolaSport.com dari laman resmi PSSI, 14 Juni 2021.

“Putusan tersebut menyatakan bahwa permohonan PSSI untuk perubahan asosiasi atas nama pemain Ezra Walian diterima, dan Ezra Walian berhak memiliki kesempatan membela skuad timnas Indonesia di turnamen apa pun,” ujarnya.

Setelah proses naturalisasi Ezra Walian rampung, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, ternyata punya permintaan khusus yang ditujukan kepada sang striker.

Pria yang akrab disapa itu meminta supaya Ezra terus meningkatkan kemampuannya agar dapat dipanggil ke timnas Indonesia.

“Arahan Ketua Umum (Mochamad Iriawan) memang untuk Ezra juga menjadi prioritas,” tutur Yunus Nusi dikutip dari Youtube PSSI TV, 2 Juli 2021.

“Mudah-mudahan Ezra dengan skill-nya yang sudah ada dan ke depan bisa meningkatkan lagi permainannya.”

“Kita akan lihat sejauh mana sih untuk bisa memanggil dia, apakah itu di TC maupun di timnas untuk event-event yang akan datang,” tuturnya.

Di sisi lain, Yunus Nusi menegaskan bahwa PSSI akan menjadikan kasus naturalisasi Ezra Walian sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran.

Pihaknya berjanji akan lebih serius dalam mengurus proses naturalisasi pemain agar kendala dokumen dan administrasi tidak terulang lagi.

Terlebih, masalah Ezra Walian terjadi berlarut-larut dan baru selesai setelah empat tahun.

“Tahun ini kami akan lebih serius lagi kalau akan ada naturalisasi-naturalisasi yang direkomendasikan oleh pelatih,” tandas Yunus Nusi.

Berita Terkait