Soal Kompensasi Klub, PT LIB dan PSSI akan Bahas Selepas Merespon Surat BNPB

PT Baru () dan saat ini telah mengambil sikap terkait surat yang diterima dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

BNPB sendiri dalam suratnya meminta agar dan PSSI untuk menunda gelaran 2021.

Menanggapi surat tersebut akhirnya PT LIB dan PSSI memilih untuk mengikuti arahan yang diberikan oleh BNPB.

Dituliskan pula bahwa Liga 1 2021 akan ditunda setidaknya hingga akhir Juli mendatang.

Dengan ditundanya Liga 1 2021 tentu klub pun akan merasa dirugikan, apalagi saat ini setiap klub sudah bersiap sejak jauh hari.

Tidak hanya waktu saja, tetapi diyakini para klub telah rugi materiel.

Menanggapi hal itu, selaku Direktur Operasional PT LIB akan segera memutuskan setelah memberikan sikap terkait surat dari BNPB.

Ia pun menjelaskan bahwa ada atau tidaknya kompensasi sesuai dengan hasil diskusinya nanti dengan para klub.

“Terkait kompensasi ini nanti setelah menyikapi surat dari BNPB ini kami tentu akan bertemu dengan para klub untuk berdiskusi tentang hal tersebut,” katanya saat konferensi pers yang juga dihadiri oleh Bolasport.com, Selasa (29/6/2021).

Sudjarno juga berharap agar Liga 1 2021 dapat digelar pada di bulan Juli.

Pasalnya sesuai dengan surat rekomendasi , Liga 1 bergulir di bulan Juli.

“Jadi kami berharap kompetisi ini bisa berjalan pada bulan juli sesuai dengan rekomendasi dari surat Mabes Polri bahwa kami akan menggelar Liga 1 dan Liga 2 dari Juli 2021 – Maret 2022.

“Harapan kami masih di bulan Juli ini. Mudah-mudahan bisa digelar,” ujarnya.

Selain itu Sekjen PSSI, sudah menyadari akan konsekuensi ditundanya liga.

Ia pun mengharapkan PT LIB dapat segera berumbuk dengan para klub terkait penundaan Liga 1 2021 dan kompensasi.

“Tentu ini akan berkonsekuensi terhadap finansial bahkan waktu terhadap klub.

“Seperti yang disampaian Pak Sudjarno tadi diharapkan PT LIB untuk berumbuk dengan kawan-kawan klub dan memang dalam keputusan PSSI dari meeting tadi,” jelasnya.

Berita Terkait