Kompetisi Ditunda, Spaso: Haruskah Saya Gantung Sepatu?

Penundaan turnamen Piala Walikota Solo membuat sejumlah pemain Bali United kecewa berat.

Selain mendengar kabar ini, mereka juga kecewa setelah mendengar penundaan Liga 1 Indonesia hingga akhir Juli mendatang.

Kekecewaan mereka kian memuncak setelah tim Bali United tiba di Solo, Senin 28 Juni 2021 sore, lalu mendengar kabar turnamen tersebut dibatalkan akibat pandemi Covid-19.

Striker Bali United Ilija Spasojevic, mengaku kecewa berat dengan keputusan tersebut.

Dia menyampaikan hal ini bisa berdampak pada generasi pemain di Indonesia.

Bahkan bisa saja ada pemain yang gantung sepatu akibat tak ada kepastian penyelenggaraan kompetisi ditengah pandemi Covid-19.

“Jujur saya sebagai pemain sangat kecewa (turnamen Piala Walikota Solo batal). Saya pikir semua pemain, kita sangat kecewa.

Kita datang hari ini untuk berjuang untuk Bali United dan fans kita, sudah rindu suasana sepakbola,” tegas Spaso Selasa 29 Juni 2021.

Menurut dia, sudah berulang kali pemain mendengar turnamen ini dibatalkan.

” Kita juga manusia, kalau kecewa terus, tentu sulit kita mencari motivasi. Saya umur 33 apakah saya akan selesaikan karir saya?

Kita dari Maret tahun lalu tidak pernah bermain bola profesional,” ujarnya.

Spaso mengatakan,banyak pemain senior melihat menanti dan berpikir kapan mereka harus bermain bola, sementara pemain muda masih ada waktu untuk bermain bola nanti.

“Apakah kita generasi pemain di Indonesia harus gantung sepatu, saya tidak tahu apa yang terjadi di sini.
Jujur saya sudah mulai hilang kesabaran,” tegas pemain naturalisasi berdarah Montenegro ini.

Skuat Bali United telah melakukan latihan sejak Februari 2021. Mereka tak pernah merasakan kompetisi resmi sejak Maret 2021.

“Kita latihan terus, kerja keras, kita tahu semua staf pelatih kerja keras, kita kerja keras sudah satu tahun tanpa kompetisi,” tambahnya.

Piala Menpora Sukses Digelar Ditengah Pandemi Covid-19

Spaso mengutarakan penyelenggaraan Piala Menpora pada Maret 2021 yang berjalan lancar dengan penerapan prokes ketat dan tanpa penonton.

Turnamen pra musim ini berjalan hingga melahirkan tim juara. Saat itu Bali United tampil hingga babak delapan besar. Sayang gagal melaju ke semifinal.

“Piala Menpora sukses, tanpa penonton, 11 lawan 11 dan ada 22 orang di lapangan, tak ada masalah. Kalau 10 ribu orang pasti ada masalah. Kita respect dengan itu. Ada banyak kasus naik. Tapi kita selalu ikut prokes,” katanya.

Eks Persib Bandung ini berkata jujur dirinya sangat kecewa.

” Jujur saya sangat kecewa dan semoga tidak berdampak pada liga 1, karena kita semua sangat rindu liga. Saya tahu Fans seluruh Indonesia mau nonton bola.

Jadi tidak ada penonton, dan semua tim ikut prokes. Apa lagi yang harus kita buat, apakah saya harus gantung sepatu.? Saya tidak mengerti, ” jelas Spaso.

PSSI dan PT LIB telah mengumumkan bahwa Liga 1 Indonesia 2021 yang sedianya digelar 9 Juli 2021 ditunda hingga akhir Juli 2021 karena peningkatan kasus Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia.

“Bahwa PSSI kemarin telah menerima surat dari Satgas Covid-19 diharapkan kepada kami dan PT LIB untuk menunda pelaksanaan komeptisi Liga 1 dan Liga 2 yang di dalam suat ini disampaikan sampai akhir Juli,” kata Sekjen PSSI Yunus Nusi. (*)