Alaska Dorong PSIK Klaten Terjun di Liga 3

Musim ini, Zona Jateng dijadwalkan bergulir medio September. Dari sederet klub di eks Karesidenan Surakarta, hanya Karanganyar dan Persebi Boyolali yang kemungkinan besar ambil bagian. Lalu bagaimana dengan ?

Sepertinya, berat peluang tim berjuluk Harimau Merapi ini tampil di kompetisi musim ini. Apalagi masalahnya kalau bukan finansial. Sejauh ini, mereka belum tunjukkan sinyal membentuk pasukan.

Sebagai catatan, PSIK Klaten terakhir tampil di Liga 3 Zona Jateng, musim 2018 lalu. Sayang, mereka gagal lolos penyisihan grup A. Musim ini, Aliansi Klaten (Alaska) coba mengetuk hati manajemen PSIK. Terutama jajaran pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) Klaten.

“Insya Allah nderek. Ini saya juga coba jawili teman-teman untuk gotong royong. Menanyakan kesiapan Askab PSSI Klaten agar membentuk tim PSIK agar ikut di Liga 3,” ungkap Ketua Alaska Yoga Adi Darmawan kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (27/6).

Sejatinya, Alaska secara berkala menanyakan hal tersebut ke Ketua Askab PSSI Klaten Ardana. Sayang dalam beberapa kali komunikasi, tak pernah mendapat respons positif. “Saat menghubungi pengurus lainnya, untuk menjawab kepastian nasib PSIK di Liga 3, terkesan saling tunjuk,” beber Adi.

Alaska tergaskan tak ada tendensi kepada askab. Hanya berharap jawaban pasti terkait nasib PSIK tampil di Liga 3. Kalau tidak membentuk tim dengan alasan dana, Alaska berharap bisa dicari solusi dengan duduk bersama.

“Terpenting di sini, saya sudah berusaha menempuh jalur yang benar. Saya coba lobi ketua askab, sekretaris, pengurus yang lain, sampai mantan pengurus. Jika nanti mereka menyiapkan tim PSIK, kami akan dorong. Jika tidak, kami coba minta mengelola atau ngopeni PSIK dengan cara mandiri,” katanya.

Terkait rencana mengelola PSIK, Alaska sudah jalin komunikasi dengan sejumlah mantan pemain. “Saya dan kawan-kawan Alaska juga coba njawili. Termasuk mantan pengurus dan orang-orang yang murni peduli dengan sepak bola lokal di Klaten,” ujarnya.

Terpisah, Persebi Boyolali cukup antusias menatap Liga 3 zona Jateng musim ini. “Kalau Asprov sudah tentukan regulasi pemain yang direkrut, kami langsung melangkah. Sepertinya tak jauh beda dengan musim-musim sebelumnya,” ungkap Manajer Persebi Boyolali Kukuh Hadiatmo. (nik/fer)

KLATEN – Musim ini, Liga 3 Zona Jateng dijadwalkan bergulir medio September. Dari sederet klub di eks Karesidenan Surakarta, hanya Persika Karanganyar dan Persebi Boyolali yang kemungkinan besar ambil bagian. Lalu bagaimana dengan PSIK Klaten?

Sepertinya, berat peluang tim berjuluk Harimau Merapi ini tampil di kompetisi musim ini. Apalagi masalahnya kalau bukan finansial. Sejauh ini, mereka belum tunjukkan sinyal membentuk pasukan.

Sebagai catatan, PSIK Klaten terakhir tampil di Liga 3 Zona Jateng, musim 2018 lalu. Sayang, mereka gagal lolos penyisihan grup A. Musim ini, Aliansi Suporter Klaten (Alaska) coba mengetuk hati manajemen PSIK. Terutama jajaran pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Klaten.

“Insya Allah nderek. Ini saya juga coba jawili teman-teman untuk gotong royong. Menanyakan kesiapan Askab PSSI Klaten agar membentuk tim PSIK agar ikut di Liga 3,” ungkap Ketua Alaska Yoga Adi Darmawan kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (27/6).

Sejatinya, Alaska secara berkala menanyakan hal tersebut ke Ketua Askab PSSI Klaten Ardana. Sayang dalam beberapa kali komunikasi, tak pernah mendapat respons positif. “Saat menghubungi pengurus lainnya, untuk menjawab kepastian nasib PSIK di Liga 3, terkesan saling tunjuk,” beber Adi.

Alaska tergaskan tak ada tendensi kepada askab. Hanya berharap jawaban pasti terkait nasib PSIK tampil di Liga 3. Kalau tidak membentuk tim dengan alasan dana, Alaska berharap bisa dicari solusi dengan duduk bersama.

“Terpenting di sini, saya sudah berusaha menempuh jalur yang benar. Saya coba lobi ketua askab, sekretaris, pengurus yang lain, sampai mantan pengurus. Jika nanti mereka menyiapkan tim PSIK, kami akan dorong. Jika tidak, kami coba minta mengelola atau ngopeni PSIK dengan cara mandiri,” katanya.

Terkait rencana mengelola PSIK, Alaska sudah jalin komunikasi dengan sejumlah mantan pemain. “Saya dan kawan-kawan Alaska juga coba njawili. Termasuk mantan pengurus dan orang-orang yang murni peduli dengan sepak bola lokal di Klaten,” ujarnya.

Terpisah, Persebi Boyolali cukup antusias menatap Liga 3 zona Jateng musim ini. “Kalau Asprov PSSI Jateng sudah tentukan regulasi pemain yang direkrut, kami langsung melangkah. Sepertinya tak jauh beda dengan musim-musim sebelumnya,” ungkap Manajer Persebi Boyolali Kukuh Hadiatmo. (nik/fer)

Berita Terkait