Nasib Piala AFC Zona ASEAN Diumumkan Pekan Depan

Komite Kompetisi AFC sudah mengambil keputusan terkait kepastian venue Zona ASEAN. Namun keputusan resminya baru akan diumumkan pekan depan.

Menurut Sekjen AFC , Komite Eksekutif AFC saat ini tengah menimbang-nimbang keputusan akhir. Berbagai pertimbangan yang sedang dipikirkan masak-masak adalah mengenai semua yang terlibat, terutama tim-tim peserta.

“Komite Kompetisi sudah membuat keputusan dan keputusan ini diserahkan ke Exco AFC untuk mengambil keputusan akhir,” kata Datuk Windsor Paul John, dikutip dari Sinar Harian.

“Biasanya, keputusan akhir dari Exco AFC akan diketahui sepekan setelah menerima keputusan dari Komite Kompetisi,” ujarnya.

berpotensi dibatalkan karena Singapura mengundurkan diri sebagai tuan rumah Grup H dan I. Sementara grup Zona ASEAN lainnya yakni Grup G malah belum ada tuan rumahnya sejak awal.

Mendekati kick-off Zona ASEAN yang akan dimulai pada 29 Juni, belum juga ada kepastian siapa pengganti Singapura dan tuan rumah Grup G. Karena itu, ada potensi Piala AFC tak melibatkan Zona ASEAN.

Sementara zona lain yakni Zona Asia Barat, Tengah, dan Timur sudah berjalan dan bahkan sudah menyelesaikan fase grup. Selain ASEAN, grup Zona Asia Selatan juga belum ada tuan rumah.

Sebelumnya PSSI sempat mengutarakan niatnya untuk menjadi tuan rumah Piala AFC Zona ASEAN. Federasi berharap Stadion Kapten bisa menjadi venue pengganti Singapura.

“Selain masalah venue, kami juga harus melihat berbagai perspektif. Karena ini dalam kondisi pandemi COVID-19 yang membuat semuanya dinamis dan bisa berubah,” tutur Datuk Windsor Paul John.

“Bisa saja ada negara yang bilang negaranya siap (menjadi tuan rumah), tetapi sepekan kemudian tiba-tiba tidak bisa karena kasus COVID-19 meningkat,” ucapnya.

Indonesia diwakili Bali dan di Piala AFC 2021. tergabung di Grup G, sementara di Grup H.

Berita Terkait