Dejan Antonic Gusar PSS Sleman Ditekuk AHHA PS Pati

Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic gusar dengan performa anak asuhnya dalam pertandingan uji coba, sehingga menelan kekalahan dari AHHA PS Pati 2-1 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (26/6) pagi WIB.

Dalam pertandingan ini, Dejan menurunkan dua tim berbeda. Ega Rizky, Bagus Nirwanto, Asyraq Gufron, Mario Maslac, Derry Rachman, Samsul Arifin, Kim Jeffrey Kurniawan, Wahyu Sukarta, Misbakus Solikin, Irkham Mila, Irfan Jaya dan Arsyad Yusgiantoro dimainkan di babak pertama.

Dejan lalu memberi kesempatan kepada Miswar Saputra, Arthur Irawan, Fandri Imbiri, Aaron Evans, Samsul Arifin, Dendi Agustan, Fitra Ridwan, Ocvian Chanigio, Irfan Bachdim, Jepri Kurniawan, dan Rafi Angga untuk tampil.

PSS sempat mengungguli PSG Pati, nama sah AHHA PS Pati karena belum disahkan di kongres PSSI, melalui gol Irkham Mila di babak pertama. Namun tim tamu mampu membalikkan keadaan dalam sepuluh menit jelang laga berakhir lewat gol Sutan Zico dan Ari Hermawan.

Dejan mengutarakan, ia bisa melihat kesiapan dan kesungguhan pemain dari pertandingan uji coba ini. Menurutnya, permainan PSS mengalami penurunan selepas laga berjalan satu jam.

Performa ini membuat Dejan memberikan peringatan kepada anak asuhnya bila ingin mendapat kepercayaan tampil reguler di Liga 1 2021/22. Dejan menegaskan, ia tidak memandang nama besar pemain dalam menentukan komposisi starting eleven.

“Dalam pertandingan uji coba tadi bisa dibilang ada yang tampil bagus, dan juga tidak. Dari babak pertama hingga 60 menit tim main bagus sekali, masuk satu gol, dan punya banyak kesempatan,” cetus Dejan.

“Tapi di 30 menit terakhir saya cuma lihat beberapa pemain yang benar-benar bekerja bagus sekali, dan bisa masuk kompetensi untuk tim. Hanya pemain yang kerja keras yang bisa main di tim saya.”

Sementara itu, pelatih PSG Pati Ibnu Grahan mengaku cukup puas dengan performa anak asunya. Menurut Ibnu, kehadiran sejumlah pemain berpengalaman membuat proses adaptasi di tim tidak memakan waktu lama.

“Ini uji coba terakhir sebelum ke Piala Wali Kota Solo, dan masih ada kekurangan yang perlu dibenahi. Tapi momen ini kami jadikan untuk melihat kerangka tim dengan adanya beberapa pemain baru,” kata Ibnu.