6 Pemain Timnas Indonesia yang Layak Dipertahankan untuk Playoff Pra-Piala Asia

Timnas akan bertemu Taiwan di babak playoff Pra-Piala Asia 2023. Hal ini menyusul hasil drawing yang dilakukan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada Kamis (24/6) siang WIB.

Indonesia dan Taiwan sama-sama harus memulai langkah dari babak playoff sebelum melaju ke fase 2023. Aturan ini berdasarkan hasil klasemen akhir kedua tim di .

Indonesia melanjutkan tiga pertandingan Kualifikasi 2022 di Uni Emirat Arab dengan komposisi tim yang berbeda. Pelatih anyar, Shin Tae-yong, mengisi skuad ‘Garuda’ dengan pemain-pemain muda.

Meski gagal meraih kemenangan dalam laga sisa, sejumlah nama diyakini masih akan dipertahankan Shin untuk menghadapi babak playoff Pra-Piala Asia pada September dan Oktober mendatang.
Setidaknya, dalam kacamata kumparan, ada 6 pemain yang layak kembali diikutsertakan. Siapa saja mereka?

Evan Dimas

Nama pertama adalah Evan Dimas. Sebagai salah satu pemain paling kenyang pengalaman, Shin menunjuk gelandang asal Surabaya itu sebagai kapten tim.

Kehadiran Evan di skuad pilihan Shin Tae-yong masih sangat dibutuhkan mengingat komposisi tim saat ini didominasi pemain-pemain muda. Selain itu, Evan juga sudah menyumbang satu gol saat Indonesia menahan imbang Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Syahrian Abimanyu

Selanjutnya ada Syahrian Abimanyu. Penggawa Johor Darul Takzim itu juga langsung menjadi andalan Shin Tae-yong di sisa laga Kualifikasi Piala Dunia 2022. Ia selalu bermain dalam tiga pertandingan Timnas Indonesia.

Salah satu momen terbaik Abimanyu adalah saat melepaskan umpan cerdik dalam proses gol yang dilesakkan Kadek Agung ke gawang Thailand. Alhasil, ia mencatat satu assist.

Asnawi Mangkualam

Asnawi Mangkualam memang merupakan salah satu pemain kesayangan Shin Tae-yong. Bahkan, langkah Asnawi berkiprah di sepak bola Korea Selatan saat ini tak lepas dari campur tangan Shin.

Shin juga sudah memberi kepercayaan lebih kepada pemuda asal Makassar ini. Dalam tiga pertandingan sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022, posisi Asnawi tidak tergantikan pemain mana pun. Ia selalu turun sejak menit awal dan bermain penuh.

Rizky Ridho

Rizky Ridho sudah mencuri perhatian Shin sejak pemusatan di Kroasia. Saat itu, ia diberi menit bermain yang lebih dalam rangkaian uji tanding yang dilakoni ‘Garuda Muda’.

Ridho kemudian diboyong naik kelas ke tim senior untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022. Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, ia sudah menjadi andalan timnas senior di sektor bek tengah.

Ketidakhadiran serta yang masih didera cedera, membawa berkah tersendiri bagi Arif Satria. Bek tengah Persebaya Surabaya ini lalu menjadi pilihan Shin Tae-yong untuk berduet dengan Rizky Ridho.

Arif juga menjadi andalan Shin Tae-yong di tiga laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022. Selalu bermain di tiga laga itu, dua di antaranya mentas 90 menit penuh.

Pratama Arhan

Nama terakhir adalah Pratama Arhan. Sama hal dengan Rizky Ridho, Arhan juga berangkat dari Timnas U-19 kala mengikuti laga-laga uji coba di Kroasia.

Arhan punya atribut yang lengkap sebagai seorang bek kiri. Ia mampu berlari cepat dan melepaskan umpan-umpan akurat. Lebih dari itu, Arhan punya keunikan yang tak dimiliki para pemain lainnya: lemparan ke dalam jarak jauh.

Berita Terkait