Zahra Muzdahlifah Bersyukur Timnas Wanita Indonesia Tak Masuk Grup Neraka

Penggawa wanita Zahra Muzdahlifah bersyukur tim Srikandi tidak masuk ke dalam grup neraka di kualifikasi Wanita 2022 pada 13 hingga 25 September 2021.

Berdasarkan hasil drawing kemarin, Indonesia masuk ke Grup C bersama juara tiga kali Korea Utara, serta Singapura dan Irak. Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah di ajang kualifikasi ini.

Zahra mengatakan, Korut bakal menjadi lawan terberat bagi Indonesia, karena memiliki materi pemain lebih bagus. Kendati demikian, Zahra optimistis Indonesia bisa merebut tiket utuk berangkat ke India pada tahun depan.

“Saya bersyukur melihat hasil drawing, karena setidaknya timnas tidak berada di grup neraka dengan lawan-lawan yang jauh lebih berat. Yang harus diwaspadai dan diantisipasi di grup ini tentu saja tim DPR Korea, karena secara pola permainan, mereka sudah berada di top level,” tutur Zahra dikutip laman resmi .

“Jika melihat tim Irak dan Singapura, saya rasa kami masih berada di level yang sama, jadi untuk mengambil poin seharus insya Allah bisa, asal didukung dengan strategi yang bagus.”

Pernyataan senada diungkapkan . Pelatih itu juga menganggap Korut sebagai lawan terberat, meski negara itu dalam beberapa tahun terakhir tidak aktif berkompetisi.

“Secara peta kekuatan lawan, tentu semua adalah tim tangguh dan berat. Namun, kami harus lebih mewaspadai kekuatan Korea Utara, yang kita tahu merupakan salah satu tim top dunia yang pernah menjadi juara di ajang ini sebanyak tiga kali,” ucap Eka.

“Secara ranking pun mereka diatas Indonesia. Meski dalam beberapa waktu terakhir mereka sepertinya tidak aktif berkompetisi, mereka jadi saingan terberat untuk bisa meraih hasil maksimal.”

Timnas wanita saat ini sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Lapangan D, Senayan, Jakarta. Eka masih memfokuskan kepada latihan pemulihan, meningkatkan kebugaran, dan ditutup dengan permainan.

“Persiapan tim yang sudah dijalani akan semakin intens, mengingat tim-tim yang akan dihadapi nanti adalah tim bagus. Bukan hanya secara skill maupun teknik, namun juga fisik,” ucap Eka.

“Ketiga negara yang berada di dalam grup ini bukan lawan yang mudah. Yang pasti tim yang dipersiapkan harus lebih fokus untuk menghadapi babak kualifikasi ini.”

Berita Terkait