Temukan 112 Kasus Gaji Pemain, APPI Menanti Langkah Tegas PSSI

Asosiasi Pesepakbola Profesional (APPI), menunggu langkah konkret . Hal ini karena masih ada klub yang belum melunasi utang pemain.

Berdasarkan temuan dari APPI, ada 112 putusan National Dispute Resolution Chamber (NDRC), yang belum terselesaikan. Persoalan tersebut mesti tuntas sebelum kompetisi dimulai.

Bila masalah tersebut tidak selesai, maka klub tak dapat mendaftarkan pemainnya untuk berlaga di dan musim ini. Kondisi tersebut sesuai dengan aturan FIFA mengenai Club Licencing Regulation.

Satu di antara aspek yang tertulis dalam Club Licencing Regulation, adalah finansial. Setiap klub tidak boleh punya tunggakan gaji kepada para pemainnya saat melakukan pendaftaran di kompetisi.

“Kami memberikan apresiasi kepada PSSI melalui bapak sekjen [] yang tetap berkomitmen agar putusan NDRC Indonesia untuk dapat ditunaikan oleh klub-klub yang memiliki sengketa sebelum kompetisi dimulai atau bahkan di awal bulan depan,” kata wakil presiden APPI, , dikutip laman resmi APPI.

“Kami akan menunggu realisasi dari komitmen tersebut dan juga secara proaktif akan tetap mengawal dengan terus berkomunikasi dengan pihak-pihak yang terkait, tidak terkecuali menjalin komunikasi dengan dan FIFA,” Andritany menambahkan.

Dijadwalkan sepak mula Liga 1 2021/22, dilakukan pada 9 Juli mendatang. Jakarta versus PSS Sleman, ditunjuk sebagai pertandingan pembuka, yang digelar di , Cibinong.

Seluruh laga Liga 1 2021/22 dihelat di Pulau Jawa dengan menggunakan sistem bumble to bumble. Meski begitu, kompetisi sepakbola kasta teratas nasional tersebut tetap digelar secara penuh dengan 306 pertandingan dilaksanakan.

Pertandingan tersebut bakal dilaksanakan dalam enam seri yang diputar di tiga klaster. Wilayahnya, meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Adapun seri pertama dan keenam akan digelar di klaster Banten, Jakarta dan Jawa Barat. Lalu seri kedua dan kelima di klaster Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kemudian seri ketiga serta seri keempat di klaster Jawa Timur.

Berita Terkait