Menakar Peluang Anco Jansen Bawa PSM Bersaing di Papan Atas Liga 1 2021-2022

Striker anyar PSM Makassar, Anco Jansen sudah bergabung dalam latihan reguler tim di Lapangan Bosowa Sport Centre sejak Kamis (17/6/2021). Di mata carateker pelatih PSM, Syamsuddin Batola, sejauh ini pria kelahiran Zwolle, 9 Maret 1989 mampu beradaptasi cepat dengan kondisi dan karakter permainan tim.

“Saya suka dengan motivasi dan kerja keras Anco Jansen saat mengikuti latihan. Memang belum optimal, tapi progresnya saya nilai lumayan baik,” ujar Syamsuddin kepada awak media Makassar, Rabu (23/6/2021).

Adaptasi cepat yang ditunjukkan Jansen berkat andil Wiljan Pluim, rekan senegaranya. Kapten PSM Makassar itu pula yang paling getol mengajaknya meninggalkan Belanda untuk bermain di kompetisi Indonesia. “Saya banyak berdiskusi dengan Willy (Pluim) dan akhirnya membuat keputusan mencari tantangan baru dalam karier sepak bola saya,” terang Jansen yang musim lalu berkostum NAC Breda di Eerste Divisie (Liga 2) Belanda ini.

Bukan tanpa alasan Pluim mengajak Jansen menemaninya di PSM. Jansen yang bisa bermain pada tiga posisi yakni striker, penyerang sayap dan gelandang serang diyakini Pluim bakal meringankan kerjanya sebagai pengatur serangan sekaligus pencetak gol PSM di Liga 1 2021/2022.

Kebetulan Pluim dan Jansen pernah sama-sama berkostum Roda JC. Tak hanya Pluim, penyerang Bali United, Melvin Platje juga mengakui kapasitas Jansen.

“Dia adalah pemain bagus dari Belanda. Saya pernah berkali-kali melawan dia dan berharap yang terbaik untuknya,” terang pencetak 30 gol dan 12 assist untuk Bali United tersebut.

Seperti diketahui, selain berkostum Roda JC dan NAC Breda, Jansen juga pernah membela Zwolle, Groningen, Cambuur, Veendam, De Graafschap, Roda JC, Boluspor (Turki) serta Emmen.

Periode terbaik Anco Jansen selama berkiprah di Liga Belanda terjadi ketika menjadi pilar De Graafschap. Ia tercatat tampil dalam 55 partai dengan koleksi 34 gol pada 2012-2014.

Meski berstatus sebagai pemain multiposisi, Jansen bakal diplot sebagai striker utama dalam formasi 4-4-1-1. Ia bakal lebih banyak berdiri di area 16 lawan didampingi Pluim yang berperan sebagai second striker.

Keduanya bakal ditopang sederet penyerang sayap PSM yang bergantian mendapatkan menit bermain sebagai starter, di antaranya Prisca Womsiwor, Yacob Sayuri, Ilham Udin Armaiyn dan Rizky Eka Pratama.

Lini serang PSM bakal lebih agresif menekan pertahanan lawan karena barisan lini tengah memiliki barisan gelandang dengan karakter permainan simpel seperti M. Arfan, Sutanto Tan, dan Rasyid Bakri.

“Materi lini tengah dan depan PSM lumayan baik. Kita tunggu saja pembuktiannya di kompetisi nanti,” ungkap Tony Ho, pengamat sepak bola asal Makassar.

Kehadiran Jansen diharapkan jadi solusi buat lini depan yang kurang garang di Piala Menpora 2021. Apalagi Patrich Wanggai yang diplot sebagai striker utama di ajang pramusim itu memilih hengkang untuk bergabung di klub Liga 2, RANS Cilegon FC.

Alhasil sebelum Jansen datang, Syamsuddin Batola berusaha mengotimalkan peran Saldi Amiruddin yang sejatinya adalah penyerang sayap. Setelah melihat aksi Jansen dalam latihan reguler, kalangan suporter PSM optimis tim kebanggaannya berpeluang tetap bersaing di papan atas Liga 1 seperti musim sebelumnya.

Seperti diketahui pada 2017, PSM bertengger di peringkat tiga klasemen akhir dan naik satu tingkat pada Liga 1 2018. Sementara hanya berada di papan tengah, namun pada musim itu, PSM sukses meraih trofi juara Piala Indonesia 2019.

“Bersama Pluim, Jansen bisa berkontribusi positif di Liga 1 nanti,” tegas Sadat Sukma, Sekjen Red Gank, kelompok suporter PSM.