Kasus COVID-19 Tinggi, Madura United Persiapan Di Jakarta

Madura United berencana menggelar persiapan terakhir dengan bertolak ke Jakarta lebih dini menjelang bergulirnya Liga 1 2021/22. Skuad Laskar Sape Kerrab dijadwalkan bertolak, Rabu (30/6).

Pelatih Rahmad Darmawan mengutarakan, keputusan berangkat lebih awal sebagai kesempatan untuk beradaptasi dengan cuaca, serta kondisi di Jakarta dan sekitarnya di tengah pandemi virus Corona.

Apalagi Jakarta, Jawa Barat, dan Tangerang menjadi tempat penyelenggaran seri pertama. Madura United akan menjalani laga perdananya melawan TIRA Persikabo di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Jawa Barat, (11/6).

“Adaptasi dengan cuaca dan kondisi di sana sambil kami menyatukan persepsi semua pemain di satu tempat untuk bisa lebih kompak. Tidak hanya di dalam lapangan, tetapi juga di luar lapangan. Saya pikir itu penting untuk membangun tim,” jelas RD, sapaan Rahmad, dikutip laman resmi klub.

Seperti diketahui, angka kasus COVID-19 di Jakarta merupakan yang tertinggi di Indonesia. Bahkan kemarin terjadi rekor tertinggi pemakaman dengan protokol COVID-19 selama pandemi berlangsung. Ada 180 jenazah yang dikuburkan dalam sehari di tempat pemakaman umum khusus jenazah Covid-19 di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Sedangkan kasus COVID-19 di Kota Bekasi meningkat tajam. Berdasarkan data pemerintah kota (Pemkot) Bekasi kemarin, terjadi penambahan 1.835 kasus, dan 13 orang meninggal dunia.

Sebelum bertolak ke Jakarta, Madura United diagendakan menjalani latihan bersama dengan dua tim Liga 2. Namun, RD enggan menyampaikan identitas calon lawan, venue, dan waktu latihan bersama.

Menurut RD, tim besutannya masih membutuhkan sejumlah uji coba untuk mematangkan permainan tim. Mantan arsitek TIRA Persikabo ini sudah cukup puas dengan kebugaran para pemain.

“Kami akan menggelar empat uji coba lagi untuk mematangkan teknik permainan. Pemain lokal yang ada sudah cukup untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim ini,” imbuh RD.

Sementara direktur utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ul Haq berharap keputusan berangkat lebih dini bisa mematangkan persiapan tim berbasis di Pulau Garam itu.

“Selain persiapan lebih matang, tentu harapannya bisa lebih baik musim ini dari pada musim sebelumnya,” kata pria yang familiar disapa Habib itu.