PT LIB Berkoordinasi dengan Asops Polri soal Jadwal Liga 1 dan Kehadiran Penonton

() selaku operator kompetisi terus berkoordinasi dengan , untuk semakin mematangkan persiapan Liga 1 2021-2022.

Direktur Operasional , mendatangi Mabes Polri di Jakarta Selatan pada Rabu (23/6/2021) siang, untuk menyerahkan dan menjelaskan jadwal lengkap Liga 1 2021-2022.

Di Mabes Polri, Sudjarno diterima oleh Asisten Operasional (Asops) Kapolri, Irjen Iman . Dilansir dari laman resmi PT LIB, koordinasi dengan Polri merupakan agenda yang intensif dilakukan.

“Kepada bapak Asops Kapolri saya menginformasikan tentang penjadwalan semua pertandingan di Liga 1, dari laga pembuka, lokasi pertandingan, sampai berakhirnya kompetisi,” kata Sudjarno.

Selain itu, ia juga memberi penjelasan perbedaan Liga 1 2021-2022 dengan penyelenggaraan kompetisi pada musim-musim sebelumnya.

Perbedaan tersebut harus diambil PSSI dan PT LIB mengingat situasi pandemi Covid-19 di yang belum mereda. Tujuannya, untuk membantu pemerintah menekan angka penyebaran Covid-19.

Menurut Sudjarno, Liga 1 2021-2022 akan digelar dengan menerapkan enam seri, sedangkan lokasi pertandingannya akan dibagi ke dalam tiga klaster.

Seperti yang diketahui, tiga klaster yang dimaksud yaitu Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta (klaster I), Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (II), serta Jawa Timur (III).

Lebih lanjut, PT LIB juga memastikan bahwa Liga 1 2021-2022 akan digelar tanpa penonton dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Sama dengan kemarin. Pertandingan tanpa penonton dan hanya ada 299 orang di dalam stadion. Pertandingan akan dilangsungkan dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Sudjarno.

Oleh sebab itu, ia meminta dan pencinta sepak bola nasional tidak nekat datang ke stadion dan cukup memberikan dukungan dari rumah.

Hal-hal semacam itu perlu ditaati demi kepentingan bersama dan Liga 1 2021-2022 dapat berjalan lancar dari awal hingga kompetisi berakhir.

“Kami memohon kepada semua masyarakat nantinya agar cukup memberikan dukungan dari rumah. Jangan menggelar nonton bareng. Semua harus kita taat demi kepentingan bersama,” ucap Sudjarno.

Berita Terkait