Ketua The Jak Mania Bongkar Alasan Lain Marc Klok Tinggalkan Persija

Ketua Umum The Jak Mania, Diky Soemarno, mengungkapkan faktor lain yang menjadi penyebab Marc Klok angkat koper dari Persija Jakarta.

Hampir seluruh The Jak Mania mungkin kini masih terkejut dengan kabar Persija Jakarta yang tak diperkuat lagi oleh Marc Klok.

Terlebih, Marc Klok belum lama ini baru saja berhasil mempersembahkan hadiah untuk The Jak Mania dengan membantu Persija Jakarta menjadi juara di turnamen pramusim, Piala Menpora 2021.

Selain membawa Persija menuliskan tinta emas, Marc Klok juga mampu unjuk gigi kepada The Jak Mania dengan menjadi pemain terbaik di ajang Piala Menpora 2021.

Di Piala Menpora 2021, Klok berhasil tampil gemilang dengan raihan satu gol serta dua assist dari delapan kali penampilannya bersama Persija Jakarta.

Namun, pesepak bola berpostur 177 cm tersebut justru memutuskan untuk undur diri dari Persija Jakarta seusai Macan Kemayoran menorehkan kejayaan di Piala Menpora 2021.

Marc Klok pun sempat mengungkapkan alasannya meninggalkan Persija.

Demi kebaikan Persija dan dirinya serta tantangan baru, Klok rela angkat kaki dari Persija Jakarta walaupun sebenarnya eks pilar PSM Makassar tersebut cukup sulit berpisah dari Macan Kemayoran.

“Namun, harinya telah tiba. Hari yang sangat berat bagi saya. Kami harus berpisah dan saya sekarang harus memulai tahap baru dalam karier profesional saya,” tulis Marc Klok seperti dikutip oleh BolaSport.com dari Instagram-nya.

“Saya dan pihak manajemen klub sepakat untuk berpisah. Saya yakin bahwa upaya yang diambil dan diputuskan adalah untuk kebaikan bagi Persija sebagai sebuah klub maupun saya sebagai seorang pesepak bola,” tambah Klok.

Akan tetapi, kini alasan lain muncul di balik penyebab hengkangnya Marc Klok dari Persija Jakarta.

Alasan lain tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum The Jak Mania, Diky Soemarno, ketika ditanya oleh netizen.

Disinggung oleh warganet, Diky pun sedikit buka-bukaan mengenai alasan lain Marc Klok tinggalkan Persija.

Diky Soemarno menyebut kalau Klok enggan untuk menandatangani addendum yang telah diajukan Persija Jakarta terkait gajinya.

Perlu diketahui, addendum adalah istilah dalam kontrak atau surat perjanjian yang berarti tambahan klausa atau pasal yang secara fisik terpisah dari perjanjian pokoknya.

Namun, secara hukum addendum melekat pada perjanjian pokok tersebut.

“Ya, intinya dia (Klok) tidak mau tanda tangan addendum yang kedua saja, tentang penyesuaian gaji,” balas Diky Soemarno seperti dikutip oleh BolaSport.com dari kolom komentar Instagram-nya, 24 Juni 2021.

“Klok tidak mau tanda tangan addendum yang diajukan Persija terkait nilai gaji. Sudah titik, sampai situ.”

Lebih lanjut, Diky Soemarno pun membantah kalau Persija Jakarta melepas Marc Klok.

Namun, Diky lebih berpandangan kalau Klok yang telah undur diri dari Persija.

“Ingat, melepas dengan tidak sepakat itu berbeda. Dia (Klok) mengundurkan diri dari tim ini. Kontraknya (masih) tiga tahun (hingga 2024),” tulis Diky Soemarno seperti dilansir oleh BolaSport.com dari unggahan Instagram-nya.

Soal klub barunya, Marc Klok belum memberikan informasi.

Meskipun begitu, Klok tentunya bakal menjadi incaran beberapa klub termasuk Liga Indonesia karena torehan dan penampilannya bersama Persija Jakarta.

Terlebih, pemain berposisi gelandang tersebut berstatus pemain naturalisasi Indonesia.