Filipina Kirim 2 Wakil ke Liga Champions Asia, Indonesia Kian Terpuruk

Filipina memastikan diri punya dua wakil di Liga Champions Asia. Kabar ini menjadi tamparan keras buat Indonesia yang sudah tak tampil di ajang itu sejak 2011.

Teranyar, klub Filipina, Kaya FC lolos dari playoff setelah mengalahkan Shanghai Port 1-0, Rabu (23/6/2021). Gol tunggal Audie Menzi sudah cukup bagi Kaya FC memenangi pertandingan yang digelar di venue netral di Stadion Leo, Thailand. Kaya FC pun melaju ke babak utama Liga Champions Asia untuk pertama kalinya.

Dua musim ke belakang, Kaya FC masih bermain di Piala . Kebetulan juga mereka selalu tergabung bersama Makassar di musim 2019 dan 2020.

“Tentu senang, Liga Champions Asia adalah kompetisi sepakbola terbesar di Asia,” kata kapten Kaya FC, Marwin Angeles, kepada detikSport.

“Sayang sekali kami tak akan bertanding melawan PSM Makassar lagi. Tapi semoga suatu saat bisa bermain di Indonesia lagi,” ujarnya berkelakar.

Keberhasilan Kaya FC menjadi berita baik buat sepakbola Filipina. Sebelumnya, mereka juga sudah memastikan diri mengirim 1 wakil terbaiknya yakni City atau yang dulu dikenal dengan nama Ceres Negros.

United City sendiri bukan nama yang asing lagi jagat sepakbola Asia meski berasal dari Filipina. Kiprah pertamanya di Asia adalah AFC President’s Cup, turnamen yang diikuti oleh klub-klub dari negara sepakbola berkembang.

Tahun 2015 jadi kali pertama United City tampil di level yang lebih baik dengan ikut serta di Piala AFC. Sayang tahun itu United City hanya bisa bermain di babak play-off.

Setahun berselang, kiprah United City mulai diperhitungkan berkat keberhasilan mereka lolos hingga ke babak 16 besar. Kiprahnya semakin bagus dengan tampil hingga ke babak Inter-zone Play-off Semifinal tahun 2017, Zonal Final tahun 2018, dan terakhir ke ASEAN Zonal Semifinal tahun 2019.

Persija Jakarta bahkan takluk dua kali dari klub dengan julukan The Golden Boys itu dengan skor 0-1 di Bacolod, Filipina, dan kembali kalah 2-3 di Jakarta pada Piala AFC 2019. Hasil bagus United City di Piala AFC membuat rangking Filipina naik di pemeringkatan klub-klub Asia.

Filipina mulai musim 2021 akan mendapat jatah 1 tiket otomatis 1 tiket playoff ke Liga Champions Asia 2021 yang disandang oleh United City. Keberhasilan Kaya FC lolos ke babak utama makin menandai kebangkitan sepakbola Filipina.

Di sisi lain, Indonesia makin terpuruk. Indonesia kini sudah tak mendapat jatah Liga Champions Asia lagi mulai musim 2021, bahkan kualifikasi pun tak dapat.

Klub Indonesia cuma berhak tiket Piala AFC dengan rincian 1 klub otomatis lolos dan 1 klub lewat jalur playoff. Dua jatah itu dipegang oleh dan Persipura Jayapura.

Sayang, Piala AFC pun kini sedang di ambang pembatalan karena tak ada yang mau menjadi tuan rumah Zona ASEAN. Koefisien Indonesia pun diprediksi makin sulit untuk diperbaiki demi mendapat jatah Liga Champions Asia lagi di masa depan.

Adapun klub Indonesia terakhir yang bermain di Liga Champions Asia adalah Arema pada musim 2011. Saat itu Singo Edan tergabung di Grup G bersama Jeonbuk Hyundai Motors, , dan Shandong Luneng.

Tapi kiprah Arema cuma bertahan di fase grup karena menjadi juru kunci dengan raihan 1 poin. Setelahnya, belum ada lagi wakil Indonesia yang tampil di Liga Champions Asia.

Berita Terkait