Adilson Maringa: Tawaran Arema FC Lebih Menggiurkan

Tanda tanya penjaga gawang Arema FC di Liga 1 2021/22 akhirnya terjawab setelah kiper asal Brasil, Adilson Maringa, menyatakan dirinya bakal menandatangani kontrak berdurasi satu musim.

Kontrak Maringa bersama U.D. Vilafranquense, klub yang berlaga di Liga Portugal 2 (setara Liga 2), berakhir pada bulan ini. Vilafranquense pada musim ini terdegradasi ke Liga 3 setelah menempati posisi satu tangga di atas juru kunci klasemen akhir.

Maringa mengutarakan, manajemen Vilafranquense sebetulnya mengajukan perpanjangan kontrak agar tetap bertahan di klub, namun ia menampiknya. Menurut Maringa, tawaran yang datang dari Indonesia lebih menggiurkan.

Pemain berusia 30 tahun tersebut kini sudah berada di Jakarta, dan terlebih dulu harus menjalani karantina berdasarkan peraturan pemerintah terhadap warga negara asing (WNA) yang datang ke Indonesia.

“Saya menempatkan Portugal, Vilafranquense, dan fans mereka di dalam hati saya. Klub telah berusaha mempertahankan saya, tapi tawaran dari Indonesia sangat bagus,” ungkap Maringa kepada media Portugal, Record.

“Pintu selalu terbuka untuk kembali ke Vila Franca de Xira pada suatu hari nanti. Apalagi saudara saya tinggal di kota yang menyenangkan ini.”

Selain ditangani pelatih asal Portugal, Eduardo Almeida, alasan Maringa bergabung dengan Arema disebabkan klub ini mempunyai skuad yang bagus, serta memasang target menjadi juara.

Sedikit banyak Maringa telah mengetahui Arema dari pemain asal Brasil lainnya, Caio Ruan, yang pernah merumput bersama Singo Edan. Maringa mengenal Caio, karena bek berusia 26 tahun pernah bermain di Portugal bersama Academica.

“Caio yang sempat menjadi bek di Academica pernah bermain di klub itu (Arema), karena saya belum pernah sama sekali bermain di Asia. Ini akan menjadi pengalaman yang baru,” ucap Maringa.

Kehadiran Maringa di Arema membuat Utam Rusdiyana terlempar. Sempat disebut bakal bergabung dengan klub milik pesohor Atta Halilintar, PSG Pati, Utam akhirnya memilih merapat ke Persekat Tegal.

“Sebenarnya komunikasi yang dilakukan manajemen Arema FC dan PSG Pati berjalan lancar, namun Utam lebih memilih untuk bergabung dengan Persekat Tegal,” jelas media officer Sudarmaji dilansir laman resmi klub.

“Semoga ini menjadi pilihan terbaik bagi Utam Rusdiyana, terutama untuk perkembangan karirnya ke depan. Kami optimis Utam memiliki masa depan cerah di sana.”