Yann Motta Ungkap Peran Penting Eks Persib sebelum Gabung Persija

Bek Persija Jakarta, Yann Motta, mengatakan ada satu sosok yang berperan penting sebelum dia memutuskan ke . Sosok itu adalah legenda hidup Timnas Singapura, Noh Alam Shah.

Noh Alam Shah adalah pelatih Yann Motta ketika bermain di klub Singapura, Tanjong Pagar, pada 2020 lalu. Alam Shah juga yang merekomendasikan pemain 21 tahun itu agar berkiprah di Indonesia karena kompetisinya lebih kompetitif.

“Sebelum memutuskan pindah, saya sempat meminta saran dan beliau menganjurkan saya untuk pindah ke Indonesia,” tutur Motta dalam rilis klub.

“Karena menurut beliau, kompetisi Indonesia lebih baik daripada Singapura. Beliau juga menyebut Persija sebagai salah satu tim besar sehingga menjadi tempat yang pas bagi saya mengembangkan diri,” imbuhnya.

Noh Alam Shah memang mengenal betul karena lama bermain di sejumlah klub Tanah Air seperti Indonesia, , hingga PSS Sleman.

Rekomendasi Noh Alam Shah terbukti tepat. Yann Motta mengawali langkah pertama di Persija dengan membantu tim menjuarai trofi pramusim, 2021.

Usai gelar perdana itu, Yann Motta mengaku semakin termotivasi untuk sukses. Dia ingin mengikuti jejak sejumlah pemain Brasil yang pernah meraih gelar juara bersama Macan Kemayoran.

“Saya mau bekerja keras agar itu bisa mengikuti jejak mereka. Saya juga ingin dikenang dalam Persija,” tegas bek tengah itu.

Sejak era Liga Indonesia, Persija Jakarta dua kali meraih trofi bersama pemain Brasil, yakni pada 2001 dan 2018. Mereka adalah Luciano Leandro dan (2001) serta Jaimerson Xavier dan Renan Silva pada 2018.

Tak hanya itu, tim juga pernah dikomandoi juru taktik asal Negeri Samba, Stefano Cugurra Teco. Sosok itu mengantarkan tim ibu kota juara 2018 dan Piala Presiden 2018.

Berita Terkait