PT LIB Masih Terima Masukan dari Klub Kontestan soal Format Liga 2 2021

Direktur Operasional (LIB), Sudjarno, menyebut bahwa belum ada keputusan soal format penyelenggaraan Liga 2 2021.

Menurut Sudjarno, sampai saat ini format kompetisi Liga 2 masih terus didiskusikan dengan klub-klub peserta.

Dia menjelaskan, operator kompetisi masih terus membuka pembicaraan lebih lanjut dan membuka diri untuk menampung usulan dari tim kontestan.

“Ada beberapa masukan seperti melaksanakannya dengan format dua wilayah, tiga grup, dan empat grup. Kami berusaha mencari jalan tengah,” kata Sudjarno, Kamis (17/6/2021).

Sudjarno menjelaskan, salah satu terobosan yang berpotensi diterapkan pada Liga 2 2021 ialah menerapkan sistem playoff untuk tim degradasi.

Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa sistem turnamen dengan penyisihan grup tidak akan berubah.

Purnawirawan perwira polisi berpangkat akhir Inspektur Jenderal (Irjen) itu menyebut, PT LIB membuka peluang bagi klub-klub Liga 2 yang mengajukan diri menjadi tuan rumah.

Sampai saat ini, setidaknya sudah ada delapan kontestan yang menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah babak grup.

Mereka adalah Solo, Medan, PSPS Riau, , Martapura Dewa , Cilacap, Kalteng Putra, dan Persiba Balikpapan.

Nantinya, penunjukan tuan rumah babak grup akan dilakukan lewat undian terbuka yang disaksikan oleh seluruh kontestan.

“Penentuan tuan rumah terpilih akan dilakukan melalui drawing yang akan disaksikan secara langsung oleh semua peserta,” ujarnya.

Menurut rencana, kompetisi Liga 2 2021 akan bergulir mulai akhir Juli atau awal Agustus dan berakhir pada Desember 2021.

Kompetisi kasta kedua ini bakal berlangsung dengan format turnamen. Nantinya, 24 tim peserta akan menjalani fase penyisihan grup.

Sebelumnya, delapan klub yang telah mengajukan diri menjadi tuan rumah juga telah menyertakan stadion yang akan digunakan.

PSMS mengajukan Stadion Teladan, Medan. Lalu FC mengajukan Stadion , Palembang. Sedangkan Martapura Dewa United mendaftarkan Stadion Indomilk Arena, Tangerang.

PSCS mendaftarkan Stadion Wijaya Kusuma, Cilacap. Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya didaftarkan oleh Kalteng Putra. Sementara Stadion Batakan, Balikpapan, didaftarkan oleh Persiba.

Untuk PSPS Riau mendaftarkan Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru, dan Persis menawarkan Stadion Manahan, Solo.

Berita Terkait