Babak Belur di Asia, Timnas Indonesia Kini Selevel Kamboja dan Guam

Indonesia kini dianggap satu level dengan negara gurem seperti Kamboja dan Guam.

harus menerima kenyataan bahwa Indonesia berada dalam kasta bawah sepak bola Asia.

Timnas Indonesia baru saja menutup perjalanan di Kualifikasi dengan menjadi juru kunci Grup G.

Tim Garuda sebenarnya berada di grup relatif mudah yang berisi , Vietnam, Thailand, dan Uni Emirat Arab.

Ditangani dua pelatih berbeda, Simon McMenemy dan , timnas Indonesia tetap menjadi bulan-bulanan bagi negara pesaing.

Di tangan Simon McMenemy, tim Garuda menjalani lima laga Grup G pada 2019 silam.

Simon saat itu menangani para pemain yang tak mendapat jeda istirahat saat mengarungi musim padat Liga 1 2019.

Stefano Lilipaly dan kawan-kawan pun selalu kalah dalam lima laga tersebut.

PSSI bertindak dengan memecat Simon, lalu menunjuk Shin Tae-yong yang membawa Korea Selatan tampil mengejutkan di Piala Dunia 2018.

Berkebalikan dengan Simon, Shin Tae-yong justru menyaksikan anak asuhnya tak berkompetisi selama satu tahun lebih.

Hasilnya, timnas Indonesia hanya meraup satu hasil imbang saat fase kualifikasi dilanjutkan pada awal Juni lalu.

Timnas Indonesia asuhan Shin mampu menahan Thailand, tapi tetap kalah telak saat menghadapi Vietnam dan UEA.

Alhasil, Indonesia terjerembab dalam posisi juru kunci Grup G .

Hari ini, Rabu (16/6/2021), AFC mengumumkan revisi fase , yang berimbas pada nasib Indonesia.

AFC mengambil empat negara terburuk di fase Kualifikasi Piala Dunia 2022 lalu, dengan Indonesia termasuk di antaranya.

Indonesia berada satu level dengan Kamboja, Taiwan, dan Guam yang juga menjadi lumbung gol di klub lain.

Tiga negara itu berturut-turut bertengger di posisi ke-141, 174, dan 198 di ranking FIFA.

AFC akan mengundi siapa lawan Indonesia, Taiwan atau Guam, pada 24 Juni.

Laga play-off yang berlangsung dua leg akan digelar pada 7 September an 12 Oktober 2021.

Jika mampu mengalahkan negara gurem itu, Indonesia baru berhak melaju ke 2023 babak ketiga.

Berita Terkait