Tekuk PSIM, Lilipaly Sebut Bali United Masih Perlu Berbenah Soal Fokus

Winger , Stefano Lilipaly, menilai timnya perlu berbenah kendati sukses mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 dalam laga uji coba di Krida, Minggu (13/6/21). Tim sempat kehilangan organisasi permainan hingga lawan bisa mencuri gol.

Terdapat dua agenda yang dilakukan Bali United bersama PSIM. Mereka menurunkan skuat proyeksi inti menuju , termasuk Brwa Nouri dan .

Tampil tanpa dikomandoi pelatih Stefano Cugurra yang mendadak pulang ke Brasil, Bali United unggul cepat lewat Rizky Sanjaya Pellu memanfaatkan sepak pojok Lilipaly. Sundulannya menjebol gawang PSIM Yogyakarta.

Keunggulan ini tak bertahan lama. Gawang Bali United yang dikawal Wawan Hendrawan bergetar akibat tendangan bebas bek PSIM, Aditya Putra Dewa.

Kemenangan Bali United akhirnya ditentukan Pellu. Lagi-lagi, ayunan kepala eks bintang PSM Makassar ini menyambut operan matang Michael Orah merobek gawang PSIM yang dikawal Junaidi.

Hasil ini menjadi awal manis bagi Bali United dalam rangkaian uji coba bertajuk “Tour de Java”, namun ada banyak catatan dalam kemenangan atas PSIM. Stefano Lilipaly mengatakan bahwa timnya sempat hilang organisasi permainan.

“Banyak hal positif, tapi kami harus bermain lebih baik lagi. Yang bagus bisa cetak gol cepat, tapi kami juga kehilangan organisasi. Ke depan harus lebih baik lagi,” ucap Lilipaly.

Gol Rizky Pellu turut menambah catatan mengkilap Bali United soal memanfaatkan bola mati. Sejak dipegang Teco, sapaan akrab Stefano Cugurra, pada Liga 1 2019, tim sangat menakutkan dalam situasi bola mati.

“Setiap latihan pasti ada sesi bola mati. Hari ini kami mencetak gol dari bola mati. Bagus karena kami latihan terus. Ada juga banyak hal yang harus diperbaiki. Masih banyak pertandingan. Semoga lebih baik lagi,” tantas Stefano Lilipaly.

Kedua tim dijadwalkan kembali melakoni laga uji coba di Stadion Mandala Krida, Senin (14/6/21). Bali United yang membawa 29 nama ke Yogyakarta rencananya akan menurunkan pemain yang belum tampil dalam laga pertama.

Laga ini sangat ditunggu-tunggu. Suporter Bali United sudah menanti kiprah I dan I , dua putra daerah berusia belia ini sempat masuk skuat timnas U-19.

Para pemuda tersebut akan bahu membahu bersama Ricky Fajrin, Haudi Abdillah, , Diego Assis Figueiredo, hingga Lerby Eliandry yang belum tampil pada partai pertama.

Para suporter bisa menyaksikan laga ini melalui kanal Bali United di aplikasi vidio.com. Klub membanderol dua laga melawan PSIM Yogyakarta dalam satu paket tiket cuma seharga Rp15.000.

Selain dua partai lawan PSIM, Bali United akan menghadapi Persis Solo di Stadion Solo, Rabu (16/6/21). Rangkaian tour de Java akan ditutup dengan duel kontra Barito Putera di Lapangan Lestarindo Sport Garden, Boyolali, Jumat (18/6/21).

Berita Terkait