Demi Jalankan Inpres Percepatan Sepakbola, PSSI Jateng Lakukan Ini

Pengprov PSSI Jawa Tengah tak mau buang waktu menjalankan Inpres percepatan sepakbola . Inpres itu akan cepat direalisasikan dalam waktu dekat.

Hal itu dikatakan Ketua , Edi Sayudi, dalam agenda Sosialisasi Inpres No. 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional di Ballroom Hotel Ambarukmo, Yogyakarta, Sabtu (12/6/2021). Acara itu juga dihadiri dan dibuka oleh Menpora Zainudin Amali serta beberapa pengurus teras PSSI seperti Ketum serta Waketum .

Pada kesempatan itu, Edi memang memaparkan kondisi pembinaan sepakbola di Jawa Tengah. Apalagi Jateng memang tidak lama punya tim juara setelah era di akhir 90-an dan awal 2000-an.

“Dari segi infrastruktur, Jateng memiliki stadion untuk kompetisi nasional dari 35 kota/kabupaten 40 persen layak dan 60 persen tidak layak. Pengembangan usia dini dan muda serta pengembangan pelatih,” ujar Edi dalam rilis kepada detikSport.

Maka dari itu, PSSI Jateng akan fokus dalam beberapa program strategis. Pertama Football Development yang merupakan dasar dari proses pembangunan prestasi sepak bola.

Lalu yang kedua adalah member development. Program ini wajib dilakukan sebagai penguatan anggota untuk mengembangkan potensi. Sebab Jateng punya ratusan klub dan asosiasi sepak bola. Untuk itu perlu penguatan dari semua anggota agar prestasi bisa tercapai.

Yang terakhir adalah soal kompetisi karena Edi melihat Jateng masih kekurangan kompetisi serta infrastruktur. Satu yang penting juga adalah soal pendanaan dan sponsorship.

Relatif yang punya sumber keuangan bagus saat ini adalah , Semarang, dan menyusul Pati. Jateng juga akan mempertahankan tim sepakbola yang terhitung selalu punya catatan bagus.

“Kurang lebih ada 750 perkumpulan sepak bola, Askab/Askot. Ini potensi besar Jateng untuk pengembangan prestasi,” sambungnya.

“Ini tugas kita bersama untuk menyikapi berbagai penghambat pengembangan prestasi sepak bola di Jawa Tengah,” tutup Edi.

Berita Terkait