Atta Halilintar Ditanya Nilai Investasi di PSG Pati, Kasih Jawaban Ini

Berapa nilai investasi di Pati? Pertanyaan itu mengemuka setelah ia, bersama , diumumkan sebagai chairman klub, Senin (14/6/2021).

Sebelumnya, lekat dengan Saiful Arifin yang juga Wakil Bupati Pati. Ia mengakuisisi PSG Gresik lalu memboyongnya dari Gresik ke Pati.

Atta dan Putra Siregar sempat menjajaki beberapa klub sebelum berlabuh di PSG Pati. Beberapa di antaranya , , hingga PSMS Medan.

Mereka berdua menemui kecocokan dengan visi-misi yang diusung Saiful Arifin di PSG Putra. Keluar lah sejumlah uang dari Atta dan Putra agar bisa masuk ke PSG Pati.

Sayang, mereka berdua enggan mengungkapkan besaran nilai investasi yang mereka tanam di klub Liga 2 itu. Atta mengatakan, intinya mereka berkolaborasi dengan Saiful Arifin untuk mengembangkan klub sepakbola ke arah yang lebih baik.

“Kalau untuk nilai karena kan kami menjalinnya lewat sinergi kolaborasi. Jadi ini sudah kami anggap keluarga kami. Kami bangunnya dari situ bukan hanya tentang uang,” kata Atta diplomatis.

“Walaupun memang kami tetap harus keluar uang ya, bukan uang sedikit juga karena sepakbola itu kan bukan kita satu atau berdua, kita di sepakbola ada pemain yang banyak, manajemen, sampai pelatih,” ujarnya menambahkan.

Masuknya Atta dan Putra membuat PSG Pati berbenah. Dua pemain indisipliner di dan Timnas Indonesia U-19 pun mereka tampung. Mereka adalah Nurhidayat Haji Haris dan Yudha Febrian.

Mereka berdua bukan kejutan terakhir yang direkrut PSG Pati. Klaimnya, mereka juga mau mendatangkan profil nama yang lebih besar ke Pati.

“Kami terus berkomunikasi dengan beberapa pemain tetapi sampai sekarang sudah dua yang fix yakni Zulham Zamrun dan ,” tutur Atta.

Perekrutan nama-nama besar ke klub Liga 2 menjadi bukti masuknya pengaruh Atta dan Putra di PSG Pati. Tapi mereka bersikeras soal besaran invetasi adalah hal yang perlu ditutup rapat-rapat.

“Cuma di perjanjian kami memang untuk klausul kami rahasiakan,” ucap Putra menimpali.

Berita Terkait