3 Pemain Timnas Indonesia yang Performanya Paling Buruk di 3 Laga Terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2022

Timnas Indonesia telah menuntaskan perjuangannya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan hasil satu kali seri dan tujuh kali kalah sehingga mendekam di dasar klasemen Grup G dengan satu poin.

Dari delapan penampilan, berjulukan Skuad Garuda ini juga hanya mampu mengemas lima gol dan kebobolan 27 kali.

Sentralisasi tuan rumah buntut dari kebijakan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di tengah pandemi COVID-19 membuat Timnas Indonesia menjalani tiga partai terakhir pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, (UEA).

Sebelum melanjutkan kampanyenya di Dubai, Timnas Indonesia selalu menelan kekalahan dalam lima pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Timnas Indonesia memulai kiprahnya di Dubai dengan menjanjikan. Skuad Garuda mampu mengimbangi Thailand 2-2 pada 3 Juni 2021.

Ketika menantang Vietnam empat hari berselang, Timnas Indonesia malah babak belur. Skuad Garuda disikat 0-4 oleh Nguyen Tien Linh dkk.

Kekalahan telak 0-4 dari Vietnam itu membuat mental dkk. ambruk. Alhasil, Timnas Indonesia kembali dihajar, kali ini dengan lima gol tanpa balas oleh UEA pada Jumat (11/6/2021).

Dalam tiga pertandingan di Dubai, pelatih Shin Tae-yong rutin merombak susunan pemainnya.

Total, Timnas Indonesia hanya meraih satu poin di Dubai. Skuad Garuda juga cuma mencetak dua gol dan kebobolan 11 gol.

Bola.com merangkum para pemain Timnas Indonesia yang bermain buruk di Dubai. Berikut tiga di antaranya.

1.

Kushedya Yudo selalu dipercaya oleh Shin Tae-yong sebagai starter pada tiga laga Timnas Indonesia. FC itu dimainkan sebagai striker tunggal.

Apa balasannya? Kushedya Yudo bermain buruk di lini depan. Penyerang berusia 27 tahun itu selalu terisolasi oleh pemain belakang lawan.

Kushedya Yudo juga mandul. Jangankan untuk mencetak gol, untuk membuat peluang atau pun tendangan ke gawang lawan pun jarang. Minimnya pengalaman bermain di level internasional membuat pemain berambut pirang itu tampil mengecewakan.

2. Nadeo Argawinata

Kebobolan enam gol dari dua pertandingan. Itulah statistik Nadeo Argawinata di Timnas Indonesia dalam tiga partai di Dubai.

Pertama, Nadeo Argawinata kemasukan dua gol ketika melawan Thailand. Kedua, gawang kiper berusia 24 tahun itu dibombardir empat kali oleh Vietnam.

Ketika melawan Vietnam, Nadeo Argawinata beberapa kali kehilangan fokus sehingga gawang Timnas Indonesia bisa dengan mudah dibobol.

Pada partai terakhir kontra UEA, Nadeo Argawainata diparkir oleh Shin Tae-yong. Bahkan, penjaga gawang berusia 24 tahun itu tidak termasuk pada daftar susunan pemain (DSP).

3.

Jikalau Elkan Baggott datang ke Dubai dan pulih dari cedera, mungkin Arif Satria tidak akan menjadi pilihan utama di lini belakang Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong memainkan Arif Satria sebagai starter dalam tiga pertandingan Timnas Indonesia di Dubai.

Bek Surabaya itu menjadi titik lemah Timnas Indonesia. Pemain berusia 25 tahun itu kerap tidak disiplin dan kerepotan menandingi para penyerang lawan.

Beberapa gol yang bersarang di gawang Timnas Indonesia juga berasal dari kesalahan mantan bek itu.

Berita Terkait